Sabtu, 26 September 2015

Axela (Tugas CCT)



Tugas Critical and Creative Thinking
Axela Rosean (00000009119)
Class IK 112-B (2015)



1.     Hal yang menarik hari ini (31/08/2015) adalah tentang materi “Level Of
Knowledge”. Dari situ saya baru menyadari bahwa hal-hal yang selama ini saya kerjakan ada dalam 6 level yaitu: remembering, understanding, applying, analyzing, evaluating, dan creating. Disitu saya juga belajar bahwa hal yang dikerjakan berawal dari apa yang kita dengar, ingat, dan hapalkan lalu menuju bagaimana cara kita membuat hal tersebut sesuai dengan keinginan kita. Cara Bapak dalam mengajar juga asik karena kita bisa lebih santai dan bebas untuk mengeluarkan pendapat dan juga tidak terpaku dalam teori saja melainkan juga melihat contoh langsung dalam kehidupan.

2.     Hal yang saya temukan yang bermanfaat dalam hubungannya sebagai mahasiswa
dengan mata kuliah “Critical and Creative Thinking” ini adalah bahwa sebagai mahasiswa ilmu komunikasi yang sebentar lagi akan terjun langsung ke lapangan untuk bekerja dll, saya menyadari saya harus bersikap kritis dan kreatif terhadap lingkungan sekitar dan perubahan yang ada. Saya harus bisa menemukan solusi jika terjadi masalah/konflik dengan sikap kritis saya ini, dan juga saya harus menambah wawasan agar bisa menjadi kritis dan kreatif.



Tugas Critical and Creative Thinking 2
Axela Rosean (00000009119)
Class IK 112-B (2015)



1.     Hal yang menarik hari ini (07/09/2015) adalah tentang materi “Problem
Solutions” adalah kita sebagai mahasiswa dilatih untuk berpikir kritis dalam menanggapi suatu masalah yang ada. Kita diajak untuk mencari tahu lebih dalam lagi mengenai suatu masalah dan diajak untuk mengolah pikiran untuk mengajukan maupun menjawab suatu pertanyaan.

2.     Hal yang saya temukan yang bermanfaat dalam hubungannya sebagai mahasiswa
dengan mata kuliah “Critical and Creative Thinking” ini adalah sebagai mahasiswa khususnya ilmu komunikasi kita harus lebih peka terhadap masalah di sekitar kita dan bukan apatis. Kita harus lebih kritis dalam menanggapi suatu masalah dan sebisa mungkin ikut membantu mencari solusinya. Dengan adanya materi ini kita dilatih dan akan terbiasa nantinya untuk bisa berpikir kritis dan kreatif jika terjun langsung ke lingkungan masyarakat.



Tugas Critical and Creative Thinking 3
Axela Rosean (00000009119)
Class IK 112-B (2015)



1.     Hal yang menarik hari ini (14/09/2015) adalah tentang materi “Berpikir Kritis”
bahwa berpikir kritis tidak sama dengan mengakumulasi informasi. Seorang dengan daya ingat baik dan memiliki banyak fakta tidak berarti seseorang itu ialah pemikir kritis.
2.     Hal yang saya temukan yang bermanfaat dalam hubungannya sebagai mahasiswa
dengan mata kuliah “Critical and Creative Thinking” ini adalah sebagai mahasiswa khususnya ilmu komunikasi kita harus lebih peka terhadap masalah di sekitar kita. Kita harus lebih kritis dalam menanggapi suatu masalah. Dengan adanya materi ini kita dilatih dan akan terbiasa nantinya untuk bisa berpikir kritis dan kreatif jika terjun langsung ke lingkungan masyarakat.



Tugas Critical and Creative Thinking 4
Axela Rosean (00000009119)
Class IK 112-B (2015)



1.     Hal yang menarik hari ini (21/09/2015) adalah tentang makna berpikir analitik,
empiris, dan evaluatif dan juga langkah-langkah dalam berpikir kritis. Karena saya dapat mengerti perbedaan antara ketiga makna berpikir kritis tersebut dan juga bagaimana caranya menjadi pemikir kritis.
2.     Hal yang saya temukan yang bermanfaat dalam hubungannya sebagai mahasiswa
dengan mata kuliah “Critical and Creative Thinking” ini adalah saya bisa belajar lebih dalam lagi mengenai bagaimana caranya menjadi seorang pemikir kritis dan tahu langkah-langkah awal dalam berpikir kritis.

3. "Tuhan Itu Maha Tau" 
Menurut saya itu adalah pernyataan evaluatif, karena setiap orang memiliki kepercayaannya masing-masing dan tidak setiap orang juga yang percaya dengan adanya Tuhan. Jadi, pernyataan Tuhan Itu Maha Tau adalah berdasarkan opini pembaca sendiri karena percaya adanya Tuhan.

4. "Dua baling-baling pesawat Hercules yang jatuh di Medan mengindikasikan bahwa dua mesinnya mati, sementara pesawat bermesin empat itu hanya masih bisa terbang jika hanya satu mesin yang mati, kata pengamat."
Sumber: http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2015/07/150702_indonesia_hercules_baling2
Menurut saya paragraf ini termasuk makna empiris/faktual karena pernyataan "dua mesin mati kemungkinan penyebab jatuhnya pesawat hercules" masih perlu penyelidikan lebih lanjut benar atau tidaknya. Kata "kemungkinan" disini berarti belum tentu benar adanya.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar