Senin, 21 September 2015


Nama: Elizabeth Listiani.C
NIM: 00000009023

  • Evaluasi Critical and Creative Thinking Minggu ke-4

  1.   Hal apa yang menarik dari penyampaian hari ini?
Yang menarik dari penyampaian hari ini adalah saya belajar bahwa ternyata dalam kehidupan sehari-hari, cukup sulit untuk menemukan contoh yang berkaitan dengan analitik karena terkadang dalam sebuah pernyataan masih terkandung lebih dari satu maknsa sehingga belum bisa dikategorikan sebagai contoh analitik (contoh=malam hari gelap). Saya juga mengetahui bagaimana persisnya langkah-langkah untuk dapat berpikir kritis.

  2. Apa yang anda temukan paling bermanfaat dalam hubungannya anda sebagai mahasiswa terhadap mata kuliah ini?
Saya lebih memahami seperti apa langkah-langkah dalam berpikir kritis yang nantinya akan coba diterapkan di dalam wawancara yang saya lakukan dengan teman, sehingga dapat lebih terarah dalam mempelajari suatu masalah dan tidak hanya mengandalkan berpikir out of the box saja.

  • Pernyataan “Tuhan Itu Maha Tahu”

            Menurut saya, pernyataan bahwa Tuhan itu Maha Tahu merupakan sebuah pernyataan evaluatif karena di dalam masyarakat, tidak semua orang memeluk agama, ada pula yang atheis atau hanya sekadar menjadikan agama sebuah identitas semata. Di daerah-daerah terpencil yang masih memuja dewa, mungkin saja masyarakat di sana menganggap bahwa Tuhan itu tidak ada karena dewa mereka-lah yang tahu segala sesuatu tentang mereka. Sementara untuk orang yang beragama, terutama orang yang sangat religius, tentu menganggap bahwa Tuhan-lah sumber segala sesuatu dan Tuhan Maha tahu apapun yang terjadi dalam kehidupan manusia.


  • Kutipan Berita

          “Menurut data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, kualitas udara Palembang pada Sabtu berkisar pada angka ISPU kadar partikel dalam udara (PM10) 50-250 mikrogram per meter kubik atau dalam kondisi tercemar sedang hingga tidak sehat. Kabut asap masih terlihat, tetapi kondisinya jauh lebih baik dalam 10 hari terakhir yang sempat mencapai kondisi sangat tidak sehat hingga berbahaya atau dengan ISPU 300-400 di pagi hari”. –Kompas, Minggu, 6 September 2015


Dari kutipan berita di atas, saya menyimpulkan bahwa paragraf itu merupakan pernyataan empiris karena dalam kutipan tersebut dijelaskan mengenai kondisi asap dari kebakaran hutan di Palembang pada hari Sabtu sudah mulai membaik. Namun, tentu saja kondisi tersebut belum bisa dinyatakan sudah 100% aman karena memang masih harus ditelusuri lebih lanjut apakah asap tersebut akan bertambah lagi frekuensinya karena pengaruh angin, panas matahari, dan sebagainya sehingga ke depannya bisa lebih pasti mengenai perkembangan asap tersebut hingga akhirnya benar-benar dinyatakan aman terutama bagi warga sekitar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar