Cerita pengemudi Go-jek tentang satgas internal 'penetral' dengan opang.
Diawal munculnya aplikasi Go-jek
ada masalah yang dihadapi oleh Go-jek saat ini. Adanya gesekan-gesekan dengan
para ojek yang mangkal dan menimbulkan banyak konflik. Karena banyak ojek-ojek
(opang) lain tidak setuju dengan adanya Go-jek mereke berfikir bahwa Go-jek sangat
merugikan opang yang lain, yang mencari nafkah di pinggir jalan. Ada beberapa
cara untuk mengantisipasi masalah ini. rupanya Go-jek berinisiatif membentuk
satgas internal. Dengan keberadaan satgas itu gesekan-gesekan yang terjadi di
lapangan umumnya bisa teratasi dengan baik-baik.
Ada beberapa informasi menarik,
yaitu : Nahrowiali baru menjadi Go-jek dalam dua bulan terakhir. Dia sendiri
pernah beberapa kali didatangi beberapa opang saat menjemput penumpang, namun
selama masih dapat diajak berbicara baik-baik maka dapat diatasi dengan secara
kekeluargaan. Ojek opang tidak langsung menghantam para Go-jek. Ada bebrapa
asumsi dalam berita ini, yaitu mengenai :
→ “satgas itu cukup membantu. Apalagi pas dulu ramai-ramai
opang sering nolak Go-jek yang jemput atau nurunin penumpang di wilayahnya”
→ “Lumayan banget terasa fungsinya satgas ini jadi ngebuka
jalan buat kita ke daerah daerah yang sebelumnya menolak Go-jek”
→ “Setahu saya sih baru Go-jek saja yang punya satgas,
aplikasi ojek lainnya belum ada”
Seluruh bahasa yang ada didalam artikel ini tepat dan jelas,
maka dari itu didalam artikel ini tidak ada kalimat yang kurang tepat, kurang
jelas dan bias.
Satgas saat ini telah berjalan dengan baik, faktanya banyak
Go-jek yang sudah merasa aman saat satgas telah dibentuk. Jadi, adanya perlu
ada pengawasan ntuk para Go-jek, karena banyak kejadian yang tidak diinginkan,
untuk itu perlulah waspada akan tindak kejahatan diluar sana. Banyak orang memikirkan,
jika rezeki itu Tuhan yang mengatur. tetapi, tidak sedikit orang juga yang
tidak memikirkan hal tersebut. Sangat baik jika satgas Go-jek dipertahankan,
untuk kenyamanan Go-jek maupun penumpang yang menggunakan aplikasi Go-jek.
Sumber berita : Detik.com
Kamis, 15/10/2015 – 08:07 WIB
Tidak ada komentar:
Posting Komentar