Jakarta -
Presiden Joko Widodo terus mendapat serangan di media sosial Twitter dengan
bermacam tagar. Cuitan para netizen itu hampir setiap hari masuk ke jajaran
trending topic Indonesia.
"Kritik adalah vitamin bagi pemerintah untuk bekerja lebih baik," ujar Seskab Pramono Anung saat mengomentari fenomena tersebut, Minggu (4/10/2015).
Tagar-tagar tersebut bermunculan selama beberapa pekan terakhir. Isinya, suara-suara negatif yang direpresentasikan lewat tagar. Namun, tagar itu juga kadang dilawan oleh tagar positif dari pendukung Jokowi.
"Kritik adalah vitamin bagi pemerintah untuk bekerja lebih baik," ujar Seskab Pramono Anung saat mengomentari fenomena tersebut, Minggu (4/10/2015).
Tagar-tagar tersebut bermunculan selama beberapa pekan terakhir. Isinya, suara-suara negatif yang direpresentasikan lewat tagar. Namun, tagar itu juga kadang dilawan oleh tagar positif dari pendukung Jokowi.
Pramono kemudian melanjutkan bagaimana kondisi
ekonomi yang sering dikritik saat ini sebetulnya disebabkan faktor eksternal.
Pemerintah pun telah serius menghadapi persoalan ini dengan sejumlah paket
kebijakan ekonomi.
"Pemerintah telah melakukan deregulasi dan
kemudahan dalam investasi, pemerintah berupaya untuk segera mengatasi beban
ekonomi dan memanfaatkan momentum ini untuk meletakkan pondasi ekonomi yang
lebih efisien dan berdaya saing," tutur Pramono.
Rencananya pemerintah akan segera mengumkan
paket kebijakan ekonomi jilid III. Paket ketiga ini dijanjikan akan lebih
menyentuh masyarakat.
Bocoran dari paket itu salah satunya adalah
penurunan harga BBM jenis Premium. Pertamina sudah diminta menghitung efisiensi
untuk mewujudkan hal itu dan dilaporkan ke Presiden Jokowi pada Senin (5/10). (bag/mad)
1. Identifikasi masalah: Presiden
Jokowi mendapat suara-suara negatif dari rakyat melalui jejaring sosial Twitter
yang mengulas kondisi ekonomi Indonesia.
2. Solusi/pemecahan masalah: Sebenarnya pemecahan
masalah sudah dilakukan oleh pemerintah, salah satunya yaitu dengan menyusun paket
kebijakan ekonomi jilid III. Tetapi sebaiknya yang berusaha untuk memecahkan
masalah perekonomian bukan hanya dari pemerintah, tetapi rakyat juga dapat
bekerjasama dengan pemerintah agar kondisi ekonomi Indonesia membaik, seperti
menggunakan sumber daya negara agar negara mendapat infrastruktur.
3. Data/Informasi:
- Tagar-tagar tersebut bermunculan selama beberapa pekan terakhir
- Rencananya pemerintah akan segera mengumumkan paket kebijakan ekonomi jilid III
- Pertamina sudah diminta menghitung efisiensi untuk mewujudkan hal itu dan dilaporkan pada Presiden Jokowi pada Senin (5/10)
4. Kesimpulan: Presiden Jokowi mendapat suara negative
dari rakyat atau protes rakyat terhadap kondisi ekonomi Indonesia. Hal itu
disampaikan rakyat melalui jejaring media social Twitter dengan tagar-tagar negatif.
Menanggapi hal tersebut pemerintah Indonesia menyusun paket kebijakan ekonomi
jilid III yaitu dengan menurunkan harga BBM premium. Dan sebaiknya pemerintah
dapat segera mengambil tindakan untuk menuntaskan suara rakyat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar