Hubungan Antara Ilmu Komunikasi Dengan Berpikir Kreatif dan Kritis
Ilmu komunikasi adalah ilmu yang mempelajari
cara berkomunikasi, berpikir kritis, menentukan kalimat, berlatih untuk dapat
berbicara di depan umum. Di dalam ilmu komunikasi, dapat mempelajari bagaimana
menyelesaikan masalah secara kritis, melihat segala sesuatu dari berbagai sudut
pandang dan berlatih membaca dan menyusun kalimat. Contoh: ketika membaca
sebuah kasus/masalah, dapat beragumen dan juga sekaligus berpikir kritis.
Keterampilan menganalisa dan beragumen sangat diperlukan dalam berpikir kritis.
Sebagai contoh jika membaca suatu berita, harus tahu betul kebenenarannya.
Informasi-informasi yang sebenarnya harus dianalisa lagi agar jelas
kebenarannya. Seorang jurnalis harus bisa mencari berita yang sudah pasti
kebenarannya dan juga menggunakan logika dengan baik sehingga berita tersebut
dapat diterima oleh masyarakat luas. Untuk menjadi seorang entrepreneurship
yang handal, ada beberapa keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan. Sebagai
contoh, harus dapat menyusun suatu strategi dagang dengan baik. Berpikir logis,
tekun, fokus dalam usaha. Ide-ide kreatif seperti membuat sesuatu yang baru,
menarik dan laku di pasarkan. Contohnya, jika buka usaha berjualan nasi goreng,
buatlah nasi goreng itu lebih menarik. Misalnya nasi goreng dibentuk-bentuk
seunik mungkin. Hubungan ilmu komunikasi dengan pelajaran critical and creative
thinking ini adalah tentang bagaimana kita mengaplikasikan langkah-langkah
berpikir kritis dalam kehidupan. Di dunia jurnalistik, seseorang harus mampu
berpikir kritis dan mencari berita yang actual dan nyata.
Kritik dan Saran : ferbbyan20@gmail.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar