Rabu, 14 Oktober 2015

36. Valentina Ferbbyan Setiawan - 00000009180

Hubungan Antara Ilmu Komunikasi Dengan Berpikir Kreatif dan Kritis



Ilmu komunikasi adalah ilmu yang mempelajari cara berkomunikasi, berpikir kritis, menentukan kalimat, berlatih untuk dapat berbicara di depan umum. Di dalam ilmu komunikasi, dapat mempelajari bagaimana menyelesaikan masalah secara kritis, melihat segala sesuatu dari berbagai sudut pandang dan berlatih membaca dan menyusun kalimat. Contoh: ketika membaca sebuah kasus/masalah, dapat beragumen dan juga sekaligus berpikir kritis. Keterampilan menganalisa dan beragumen sangat diperlukan dalam berpikir kritis. Sebagai contoh jika membaca suatu berita, harus tahu betul kebenenarannya. Informasi-informasi yang sebenarnya harus dianalisa lagi agar jelas kebenarannya. Seorang jurnalis harus bisa mencari berita yang sudah pasti kebenarannya dan juga menggunakan logika dengan baik sehingga berita tersebut dapat diterima oleh masyarakat luas. Untuk menjadi seorang entrepreneurship yang handal, ada beberapa keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan. Sebagai contoh, harus dapat menyusun suatu strategi dagang dengan baik. Berpikir logis, tekun, fokus dalam usaha. Ide-ide kreatif seperti membuat sesuatu yang baru, menarik dan laku di pasarkan. Contohnya, jika buka usaha berjualan nasi goreng, buatlah nasi goreng itu lebih menarik. Misalnya nasi goreng dibentuk-bentuk seunik mungkin. Hubungan ilmu komunikasi dengan pelajaran critical and creative thinking ini adalah tentang bagaimana kita mengaplikasikan langkah-langkah berpikir kritis dalam kehidupan. Di dunia jurnalistik, seseorang harus mampu berpikir kritis dan mencari berita yang actual dan nyata.


Kritik dan Saran : ferbbyan20@gmail.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar