Rabu, 14 Oktober 2015

5. Christian Karnanda Yang - 00000008881

Ilmu komunikasi adalah yang mempelajari tata cara berkomunikasi serta menggunakan berbagai alat komunikasi sebagai sarana komunikasi terhadap masyarakat. Ilmu komunikasi juga mempelajari proses transfer ide dan pesan dari satu individu/kelompok kepada individu/kelompok. Proses transfer tersebut dilakukan melalui sarana media, baik lisan ataupun tertulis. Dalam program studi ilmu komunikasi di Universitas Multimedia Nusantara, terutama di semester awal, terdapat beberapa mata kuliah yang menjadi dasar bagi mahasiswa ilmu komunikasi.

            Mata kuliah pengantar ilmu komunikasi, mengajarkan teori-teori ilmu komunikasi yang dikemukakan oleh pemikir-pemikir ilmu komunikasi. Materi penulisan kreatif (creative writing) mengajarkan mahasiswa untuk mengasah kemampuan dan kreatifitasnya dalam menuliskan karya tulis. Mata kuliah ini merupakan salah satu mata kuliah yang penting terutama untuk mahasiswa yang ingin mengambil jurusan jurnalistik di semester 3. Di mata kullah fotografi, mahasiswa diajari hal-hal teknis berkaitan dengan pengoperasian kamera dan pembuatan foto. Mungkin terlihat tidak terlalu berhubungan dengan ilmu komunikasi namun fotografi, terutama foto juga merupakan salah satu sarana atau media untuk berkomunikasi.

            Cara menjadi seorang wirausaha yang berbasis teknologi sambil berusaha memecahkan masalah dan memenuhi kebutuhan masyarakat diajarkan kepada mahasiswa melalui mata kuliah technopreneurship. Mata kuliah Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris diterima oleh mahasiswa dan mata kuliah ini merupakan salah satu materi terpenting di ilmu komunikasi. Ilmu komunikasi berkaitan dengan penyampaian ide dan pesan dari satu pihak kepada pihak lain. Tanpa pemahaman dan keterampilan dalam berbahasa, komunikasi tidak akan menjadi efektif. Maka keterampilan berbahasa sangatlah penting dalam ilmu komunikasi melalui mata kuliah Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

            Ilmu komunikasi berhubungan dengan dunia jurnalistik dan humas. Menjadi seorang jurnalis ataupun humas erat kaitannya dengan cara penyampaian gagasan dan ide yang benar dan berkualitas oleh satu individu kepada invidu lainnya. Penyampaian ini dilakukan melalui media baik lisan maupun tertulis. Oleh karena itu, kemampuan berbahasa yang fasih sangat diperlukan. Begitu pula dengan pemikiran kritis dan kreatif yang ada di dalam mata kuliah critical and creative thinking. Berpikir kritis dan kreatif di dalam ilmu komunikasi sangat diperlukan.

            Mahasiswa ilmu komunikasi diarahkan ke dalam dua bidang karir. Sebagai jurnalis atau humas. Sebagai seorang jurnalis maupun humas, kelak, kreativitas adalah salah satu senjata utama dalam melakukan pekerjaannya. Menjadi kreatif membuka banyak kesempatan dan membuat mahasiswa handal di dalam pekerjaannya sebagai jurnalis yang menuntut penulisan artikel atau berita yang cepat namun menarik, juga humas yang berkutat dengan presentasi dan penyampaian ide yang harus disampaikan secara menarik dan tentu saja kreatif.

Seorang jurnalis harus bisa menyampaikan ide dan gagasannya sendiri dan beda dengan jurnalis lain. Saat seorang jurnalis dapat menyampaikan idenya dengan baik dan memiliki sesuatu yang khas atau unik yang tidak dimiliki jurnalis lain, itulah ciri-ciri seorang jurnalis yang kreatif. Begitu pula seorang humas, humas yang memiliki kecakapan dalam berbicara, menyampaikan ide-ide yang out of the box, tidak terpikirkan oleh orang lain, merupakan contoh humas yang kreatif dan hal-hal ini bisa didapat di dalam pelajaran critical and creative thinking.

            Selain itu sebagai mahasiswa ilmu komunikasi, sudah seharusnya menyampaikan ide dan gagasan melalui presentasi ataupun tulisan merupakan sesuatu yang harus dikuasai. Ide dan gagasan bisa didukung oleh informasi-informasi yang didapat melalui research. Namun tidak semua informasi itu benar adanya. Disinilah peran pemikiran kritis untuk menentukan mana informasi yang benar dan mana yang salah. Contoh, seorang jurnalis yang akan menulis sebuah artikel harus melakukan research mengenai informasi-informasi yang berhubungan dengan tema artikel yang akan ditulis. Metode yang paling umum adalah pencarian melalui internet. Namun di internet tidak semua informasi benar.

            Di dalam pelajaran critical and creative thinking, mahasiswa diajarkan untuk membedakan antara fakta dan opini. Berpikir kritis juga menuntut mahasiswa untuk membedakan informasi yang hoax dan yang benar. Dengan pemikiran kritis, seorang jurnalis yang mempunyai tugas untuk mengumpulkan informasi untuk pembuatan artikelnya, dapat memilah informasi mana yang relevan dengan tema artikelnya. Ia bisa memilih mana informasi yang berupa fakta, mana yang berupa opini, dan informasi mana yang tidak benar dan tidak seharusnya dimasukkan ke dalam artikel yang ia buat.

            Penggunaan logika juga merupakan salah satu faktor yang bisa membuat seorang jurnalis berpikir kritis yang membuatnya bisa membedakan mana informasi yang salah dan mana informasi yang benar. Humas pun juga memerlukan hal yang sama. Pemikiran kritis yang bersumber dari jalannya logika menentukan kesuksesan seorang humas. Seorang humas juga harus menyampaikan informasi berupa fakta, bahkan terkadang opininya dalam melakukan presentasi. Oleh karena itu, pemikiran kritis, yang bisa membedakan mana informasi yang mengandung fakta, mana informasi yang hoax, dan bagaimana cara mengemukakan opini melalui argumentasi.


            Dalam pelajaran critical and creative thinking, hal-hal seperti ini didapatkan oleh mahasiswa. Cara berpikir kritis, penggunaan logika untuk berpikir secara kritis, juga cara melakukan argumentasi yang baik dan benar. Dari penjelasan diatas, pelajaran-pelajaran ini sangat diperlukan oleh mahasiswa ilmu komunikasi terutama nanti apabila mereka sudah melakukan penjurusan dan peminatan sesuai dengan karir yang ingin dituju. Berpikir kritis dan kreatif membantu mahasiswa ilmu komunikasi dalam dunia perkuliahan dan kelak di dunia profesional. 

(Email pribadi untuk kritik dan saran: christiankarnandayang@gmail.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar