Hubungan Antara Ilmu Komunikasi dengan Berfikir Kreatif dan
Kritis
Ilmu komunikasi adalah mempelajari tentang tata cara
bagaimana berkomunikasi dengan baik, mengetahui bagaimana cara berkomunikasi
dalam masyarakat sekitar. Menjadi seorang pembicara yang tertata dalam bahasa
komunikasi yang baik. Mempelajari bagaimana berfikir kritis dan kreatif,
mengetahui paragraf empiris, evaluatif, analitik, mengetahui lebih jelas
mengenai fakta dan opini, mengetahui langkah-langkah dalam berfikir kritis,
mempelajari argumentasi, valid dan tidak valid sebuah kalimat. Keterampilan yang
harus dimiliki sebagai seorang mahasiswa adalah cara kita berfikir kritis dan
menjelaskan pemikiran kita tersebut dengan bahasa ilmu komunikasi yang baik dan
tertata. Terampil dalam menganalisis sebuah paragraf maupun yang lainnya. Terampil
juga dalam mengetahui sebuah argumentasi. Berfikir kritis dan ilmu komunikasi
sangat mempunyai keterkaitan yang sangan kuat. Keterampilan berfikir kritis
dapat mendukung jalannya sebuah musyawarah atau yang lainnya karena dapat lebih
detail dalam meperjelas sesuatu hal. Membantu dalam mengetahui berbagai
paragraf. Menjadi seorang Technopreneurship atau Enterpreneurship yang handal
adalah cukup dengan mempunyai pengetahuan yang luas mengenai berbagai hal
dengan demikian akan sangat mudah untuk menjalankan suatu usaha atau menjalani
relasi dengan orang banyak di berbagai daerah. Mendapatkan pengetahuan luas
bisa dilakukan dengan cara memperbanyak koneksi dengan orang-orang sekitar
dengan cara lebih banyak ikut kegiatan bersosialisasi dengan cara itu akan
lebih mempermudah. Ide yang dapat muncul pada pengetahuan yang luas tersebut
adalah bagaimana kita mendatkan relasi yang luas dengan cara mengikuti kegiatan
sosial yang ada di kalangan sekitar atau lebih peka terhadap lingkungan rumah
dahulu saja maka di lingkungan rumah juga termasuk area sosial, bisa juga
dengan membaca surat kabar cetak maupun elektronik dengan demikian akan
mendapatkan pengetahuan luas. Keterampilan argumentasi yang trampil dan kritis,
mengetahui bagaimana argumentasi terdiri dari premis dan kesimpulan, mengetahui
lebih tentang argumen dan non argumentasi , non argumen di bagi menjadi 2 , ada
deduktif dan induktif. Yang terpenting adalah dapat membuat suatu paragraf
argumentasi yang baik dengan menggunakan ilmu bahasa komunikasi yang baik dan
tertata.
kritik dan saran : daraivory@gmail.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar