Hubungan Antara Ilmu Komunikasi dengan
Berpikir Kritis dan Kreatif
Ilmu komunikasi adalah ilmu yang mempelajari tentang tata cara beromunikasi serta
menggunakan berbagai alat komunikasi sebagai sarana komunikasi terhadap
masyarakat . hubungan ilmu komunikasi dengan berpikir kritis dan kreatif adalah
dalam mata kuliah prodi ilmu komunikasi terdapat berpikir kritis dan kreatif.
Apa yang kita pelajari dalam mata kuliah ini? yang kita pelajari sebagai
mahasiswa yaitu levels of learning sebagai konsep dasar,
kriteria apa saja pemikir kritis, keterampilan berpikir kritis, hambatan -
hambatan dalam berpikir kritis, membedakan fakta dan opini, perbedaan argumen
dan non argumen, induktif dan deduktif. Lalu mengapa harus kreatif? karena
sebagai pemikir kritis kita ditantang untuk mempunyai ide - ide yang berbeda
dan stand out maka dari itu kita
di tantang untuk kreatif.
keterampilan berpikir kritis
dan kreatif yang diperlukan yaitu kita harus sering berlatih dalam bidang
menganalisa masalah atau topik di samping hal tersebut kita harus bisa
menyikapi dalam hal tersebut. Misal saya ingin menjadi presenter atau pembawa
acara yang handal keterampilan yang saya harus ambil adalah keterampilan dalam
berbicara, mengolah kata dan kreatif dalam berbicara. tidak hanya itu sebagai
presenter harus dapat aktif dalam memutar otak untuk apa yang akan dibicarakan
selanjutnya. kekreatifan itu tersebut juga ditantang dalam mengulur acara atau
mengatur acara yang seperti apa acara itu akan dibawakan. tidak hanya itu,
pengetahuan juga sangat penting untuk mendukung apa yang akan pembawa acara
bicarakan.
Itu semua dapat diwujudkan
seperti memberi gimic agar audience
tidak bosan dan memperhatikan pembawa acara tersebut, sebagai pembawa acara
tidak bisa hanya dengan kaku membawakan acara tetapi harus fleksibel melihat
keadaan. Contohnya seperti pembawa acara Ini Talk Show, Sule dan Andre yang
membawakan acara begitu menarik sehingga penonton dapat menikmati acara
tersebut. Dalam membawakan acara tidak hanya harus kreatif tetapi kritis. Mengapa?
Karena setiap membawakan acara pasti pembawa acara mengomentari dengan kritis
contohnya pembawa acara insert setiap cuplikan topik pasti di komentari dengan
kritis.
Bahasa memiliki kemampuan untuk merubah cara berfikir
seseorang tentunya apabila sang pembicara dapat dengan kreatif membangun suasana
dan mengambil emosi dari komunikan. Lalu bagaimana cara mengembangkan kemampuan
bila sebagai jurnalis dalam berpikir kritis dan kreatif melalui argumentasi? Sebagai
jurnalis, harus dapat membedakan fakta dan opini tidak hanya itu argumentasi
tidak hanya menyanggah dari sebuah pernyataan lalu memberi kritik setuju atau
tidak setuju tetapi juga memberi pendapat yang baik dengan mempertimbangkan
pemikiran objektif dan subjektif. Dalam hal menulis seorang jurnalis harus
dapat menulis dengan pemikiran kritisnya serta juga harus kreatif dalam
menulis. Contohnya seorang jurnalis dalam menulis berita harus bersifat
objektif dan berdasarkan fakta. Jadi hubungannya adalah berpikir kritis dan
kreatif adalah jalan agar ita dapat berkomunikasi dan juga menerapkan ilmu
komunikasi dalam realitas dan kehidupan sehari – hari serta juga sebagai
pedoman di profesi dikemudian hari.
Kritik dan saran :
sarahyovanka@gmail.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar