Sabtu, 26 September 2015

Critical and Creative Thinking Pertemuan Ke-4

Nama : Christian Karnanda Yang 
NIM : 00000008881
No. Absen : 5 

Tugas Mingguan 

1.       Hal apa yang paling menarik dari pertemuan kali ini?

Hal yang paling menarik dari pertemuan kali ini adalah pembahasan antara ego dan selfish yang ternyata merupakan dua hal yang sangat bertolak belakang. Ternyata ego merupakan suatu hal yang dapat menjadi sesuatu yang positif untuk diri kita sendiri. Ego apabila digunakan untuk mengembangkan diri sendiri dapat menjadi sesuatu yang positif. Sementara selfish merupakan sikap negatif yang harus dihindari oleh siapapun, karena selfish adalah tindakan dimana seseorang hanya memikirkan dirinya sendiri, bertindak sesuka hatinya tanpa peduli orang lain, dan merasa dirinya paling hebat.

2.       Apa yang paling bermanfaat dalam hubungannya anda sebagai mahasiswa terhadap mata kuliah ini?


Menurut saya, dengan mengetahui bedanya antara ego dan selfish, saya harus menjadi orang yang tidak selfish. Saya yang mempunyai sebuah ego, harus menyadari dan bisa mengontrol ego saya supaya tidak berlebihan dan tidak menjadi sikap selfish. Ego yang saya punya harus dikontrol dan digunakan untuk mengembangkan diri saya, sehingga menjadi sebuah pride bagi saya, yang merupakan hal positif. Hal ini merupakan keuntungan bagi saya dan juga bagi orang lain, karena berbeda dengan menjadi selfish, yang merugikan banyak orang dan diri sendiri.

Tugas Ke-2 
"Tuhan Itu Maha Tau" Apakah pernyataan ini empiris, evaluatif, atau analitik? 

“Tuhan itu Maha Tahu”

Pernyataan ini adalah pernyataan evaluatif karena benar atau salahnya pernyataan ini didasari oleh opini atau pendapat subjektif dari orang-orang yang membac a pernyataan ini. Pernyataan ini dapat dianggap benar oleh seseorang yang religius, taat beragama, dan memiliki iman yang kuat terhadap agamanya dikarenakan pendapat subjektifnya terhadap pernyataan ini berdasarkan apa yang dia tahu sebelumnya (berasal dari ajaran agama yang dia terima dan dia interpretasikan). Sementara itu, bagi orang-orang yang sekuler, atheis, tidak percaya terhadap Tuhan dan agama, atau mempunyai konsep kepercayaan lain yang tidak mengikutsertakan Tuhan di dalamnya, pernyataan ini merupakan pernyataan yang salah, karena sesuai dengan opini mereka (secara subjektif), hal ini tidak benar karena mereka tidak tahu atau tidak mempunyai konsep akan Tuhan serta tidak adanya pengetahuan mengenai pernyataan ini, dikarenakan tidak masuknya ajaran agama ke dalam diri mereka. 

Tugas ke-3 
Mengambil kutipan dalam sebuah paragraf yang menarik dan beri komentar berdasarkan makna paragraf yang diambil 

“Akbar mengakui memang pihaknya kekurangan petugas Lapas, baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Ide pembentukan Badan Diklat untuk melatih para petugas agar berintegritas dipandang menarik”

Menurut saya, kutipan ini merupakan contoh dari pernyataan empiris. Hal ini dikarenakan untuk membuktikan benar atau tidaknya kutipan ini, diperlukan penyelidikan dan bukti lebih lanjut untuk mendukung pernyataan ini. Kutipan ini hanya mengatakan bahwa seorang narasumber mengakui adanya kekurangan dalam segi kuantitas dan kualitas petugas lapas di Lapas Sukamiskin, Bandung. Untuk mengetahui apakah pernyataan ini benar atau salah, perlu dilakukan investigasi untuk memeriksa apakah benar menurut narasumber tadi, di Lapas Sukamiskin, kualitas dan kuantitas petugas lapas kurang. Hal ini yang membuat pernyataan dari kutipan ini merupakan pernyataan empiris. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar