Nama: Elizabeth Listiani.C
NIM: 00000009023
- Evaluasi Critical and Creative Thinking Minggu ke-4
1. Hal
apa yang menarik dari penyampaian hari ini?
Yang menarik dari penyampaian hari
ini adalah saya belajar bahwa ternyata dalam kehidupan sehari-hari, cukup sulit
untuk menemukan contoh yang berkaitan dengan analitik karena terkadang dalam
sebuah pernyataan masih terkandung lebih dari satu maknsa sehingga belum bisa
dikategorikan sebagai contoh analitik (contoh=malam hari gelap). Saya juga
mengetahui bagaimana persisnya langkah-langkah untuk dapat berpikir kritis.
2. Apa
yang anda temukan paling bermanfaat dalam hubungannya anda sebagai mahasiswa
terhadap mata kuliah ini?
Saya lebih memahami seperti apa
langkah-langkah dalam berpikir kritis yang nantinya akan coba diterapkan di
dalam wawancara yang saya lakukan dengan teman, sehingga dapat lebih terarah
dalam mempelajari suatu masalah dan tidak hanya mengandalkan berpikir out of the box saja.
- Pernyataan “Tuhan Itu Maha Tahu”
Menurut saya, pernyataan bahwa Tuhan
itu Maha Tahu merupakan sebuah pernyataan evaluatif karena di dalam masyarakat,
tidak semua orang memeluk agama, ada pula yang atheis atau hanya sekadar
menjadikan agama sebuah identitas semata. Di daerah-daerah terpencil yang masih
memuja dewa, mungkin saja masyarakat di sana menganggap bahwa Tuhan itu tidak
ada karena dewa mereka-lah yang tahu segala sesuatu tentang mereka. Sementara
untuk orang yang beragama, terutama orang yang sangat religius, tentu
menganggap bahwa Tuhan-lah sumber segala sesuatu dan Tuhan Maha tahu apapun
yang terjadi dalam kehidupan manusia.
- Kutipan Berita
“Menurut data Badan
Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Sultan Mahmud Badaruddin
II Palembang, kualitas udara Palembang pada Sabtu berkisar pada angka ISPU
kadar partikel dalam udara (PM10) 50-250 mikrogram per meter kubik atau dalam
kondisi tercemar sedang hingga tidak sehat. Kabut asap masih terlihat, tetapi
kondisinya jauh lebih baik dalam 10 hari terakhir yang sempat mencapai kondisi
sangat tidak sehat hingga berbahaya atau dengan ISPU 300-400 di pagi hari”. –Kompas, Minggu, 6 September 2015
Dari
kutipan berita di atas, saya menyimpulkan bahwa paragraf itu merupakan
pernyataan empiris karena dalam kutipan tersebut dijelaskan mengenai kondisi
asap dari kebakaran hutan di Palembang pada hari Sabtu sudah mulai membaik.
Namun, tentu saja kondisi tersebut belum bisa dinyatakan sudah 100% aman karena
memang masih harus ditelusuri lebih lanjut apakah asap tersebut akan bertambah
lagi frekuensinya karena pengaruh angin, panas matahari, dan sebagainya
sehingga ke depannya bisa lebih pasti mengenai perkembangan asap tersebut hingga
akhirnya benar-benar dinyatakan aman terutama bagi warga sekitar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar