Minggu, 18 Oktober 2015

20. Theresia Michelle Christie - 00000009052

Hubungan Berpikir Kritis dan Kreatif dengan Ilmu Komunikasi 

Ilmu komunikasi adalah Ilmu yang mempelajari cara berkomunikasi dengan seseorang ataupun massa yang baik dan benar sesuai dengan cara dan nilai yang ada. Dalam ilmu komunikasi terdapat banyak hal yang perlu dipelajari untuk menjadi seorang profesional dalam bidang komunikasi. Cara berpikir kritis seperti menentukan fakta atau opini, valid atau tidak valid, jenis-jenis pernyataan, langkah-langkah berpikir kritis, juga mengenal definisi komunikasi dan jenis-jenisnya secara mendalam. 
Sebagai mahasiswa Ilmu Komunikasi saya harus mampu membedakan fakta atau opini ketika mendengar suatu berita, menentukan suatu data valid atau tidak, mampu dan berani berargumentasi dengan benar, serta kreatif dalam membuat suatu paragraf (berita, dll). Dengan kemampuan-kemampuan tersebut lah yang dapat mendukung saya untuk dapat lancar membantu saya menjadi mahasiswa Ilmu Komunikasi terutama karena saya ingin mengambil jurusan Jurnalistik. Ketika mendapat suatu berita, seorang jurnalis tentu akan mencari tahu lebih dalam berita tersebut. Maka ketika mencari tahu atau menelusuri lebih dalam berita tersebut seorang jurnalis harus dapat mencari berita yang benar dan tidak melenceng dari fakta.
Untuk menjadi seorang komunikator yang handal dan menjadi seorang entre/technopreneurship yang handal tentunya harus memiliki ide-ide yang kreatif dan berbeda dengan yang lain, memiliki kemampuan dan komitmen untuk mengelola ide tersebut, serta mempromosikan ide tersebut dengan baik agar dapat menarik pelanggan. Bahasa dan strategi pemasaran yang baik sangat dibutuhkan dalam hal ini. DIsamping hal itu semua hal yang mempengaruhi lainnya juga adalah mental seseorang tersebut. Bagaimana ia dapat bertahan untuk terus melatih dan meningkatkan kemampuannya untuk menjadi komunikator dan entre/technopreneruship yang handal.
Sebagai seorang calon jurnalis seperti saya, saya harus memiliki beberapa kemampuan baik salah satunya yang terpenting adalah berargumentasi. Seorang jurnalis harus mampu menyampaikan argumen nya secara baik agar dapat membuat orang-orang percaya dengan argumen yang disampaikan. Caranya adalah membuat banyak pertanyaan kritis yang mempertanyakan tentang hal yang akan kita argumenkan, lalu menelusuri fakta yang ada yang dapat menjawab dan memperkuat argumen yang kita miliki. Lalu kita dapat menyampaikan argumen kita sekreatif mungkin dengan menggunakan bahasa dan perkataan yang baik dan meyakinkan (tidak ragu/gugup), agar dapat membuat orang-orang terpengaruh dengan argumen kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar