Identifikasi masalah
: Seekor orangutan masuk ke pemukiman penduduk untuk mencari makanan, warga
resah.
Cara - cara
menangani masalah :Mengevakausi orangutan tersebut ke hutan lindung lainnya, untuk langkah pencegahan hutan tersebut dijadikan taman nasional, mecegah aksi pembakaran hutan, penyediaan peralatan untuk mengevakuasi orangutan.
Fakta
kebakaran hutan di Kalimantan :
·
Pemerintah tidak
bertindak serius seperti yang dikatakan oleh Rahmat, selama ini pemerintah terkesan tidak serius dalam
mengatasinya. AGRA mendesak pemerintah untuk serius menangani masalah kebakaran hutan dan lahan, serta
menyediakan penampungan dan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat yang
jadi korban.
(http://solidaritas.net/2015/09/ditemukan-fakta-mencengangkan-dibalik-kebakaran-hutan-apakah.html)
(http://solidaritas.net/2015/09/ditemukan-fakta-mencengangkan-dibalik-kebakaran-hutan-apakah.html)
·
Populasi orangutan di
Kalimantan semakin hari semakin menurun karena rusaknya hutan, kebakaran hutan,
pembalakan hutan, berkurangnya luas
hutan, serta perburuan dan perdagangan liar.
(http://alamendah.org/2011/05/01/orangutan-kalimantan-atau-pongo-pygmaeus/)
(http://alamendah.org/2011/05/01/orangutan-kalimantan-atau-pongo-pygmaeus/)
Asumsi : menurut saya orangutan mulai memakan
daun karena makanannya di hutan telah habis terbakar, karena itu orangutan
mulai turun ke pemukiman penduduk dan membuat penduduk resah.
Kesimpulan :
pemerintah seharusnya lebih tegas dalam menangani masalah kebakaran hutan dengan
memberikan sanksi kepada pelaku.
Sumber : www.kompas.com
(http://regional.kompas.com/read/2015/09/28/01565721/Hutan.Habitatnya.Terbakar.Orangutan.Masuk.Permukiman.Penduduk)
Editor : Bayu
Galih
Tidak ada komentar:
Posting Komentar