Senin, 19 Oktober 2015

16. Franny Fransisca - 00000009020 & 20. Theresia Michelle Christie - 00000009052

KABUT ASAP DI DAERAH-DAERAH INDONESIA 

Seperti yang kita ketahui akhir-akhir ini negara kita Indonesia dipenuhi oleh berita kabut asap di beberapa daerah Indonesia yang khususnya adalah daerah dengan potensi hutan yang tinggi seperti Riau dan Jambi. Awalnya kabut asap Indonesia hanya di daerah-daerah yang memiliki titik api saja, namun menjalar ke daerah-daerah lain bahkan ke negara tetangga. Padahal selama tahun 2013 negara ASEAN lainnya memiliki titik api yang kebih tinggi dibandingkan Indonesia sendiri. Hingga saat ini kabut asap di Indonesia tidak kunjung reda, bahkan seperti di Sumatera Selatan yang semula hanya tersisa 6 titik api, saat ini mencapai 625 titik api. Kabut asap ini juga sudah menimbulkan korban yang bahkan masih balita. Oleh sebab itu kami mendiskusikan tentang hal ini bersama teman kami. 
Hingga saat ini, pemerintah sudah melakukan berbagai upaya untuk menghilangkan kabut asap.  Memang saat ini pemerintah memfokuskan pemadaman melalui udara. Tidak hanya pemerintah Indonesia, kabut asap di Indonesia ini membuat negara-negara tetangga seperti Malaysia turut membantu meredakan kabut asap di Indonesia. 
Sebenarnya tidak hanya tahun ini pembakaran hutan terjadi di Indonesia, tahun-tahun sebelumnya juga. Tetapi mengapa tahun ini presentase titik api dan kabut asap di Indonesia lebih parah dari tahun-tahun sebelumnya? Setelah berdiskusi dengan teman kami, Sesilia, kami melihat kembali penyebab dari kabut asap yang tinggi di tahun 2015 ini. Penyebabnya adalah para pengusaha yang sebenarnya dari tahun-tahun sebelumnya juga telah melakukan pembakaran lahan. Namun upaya pemerintah untuk menegakkan hukum mengenai pembakaran lahan belum maksimal, sehingga para pelaku masih belum merasa 'takut akan hukum' dan masih melakukan pelanggaran. Pemerintah harus lebih tegas lagi untuk perusahanaan yang membuka lahan dengan cara dibakar. 
Memang bukan sepenuhnya kabut asap yang terjadi saat ini adalah kesalahan perusahaan-perusahaan yang melakukan pembakaran lahan, namun juga ada faktor alam. 
\\\"Jadi, hangatnya perairan laut di Indonesia menyebabkan timbulnya pusat tekanan rendah dan siklon tropis sehingga muncul massa uap air dan asap yang mengarah pada pusat tekanan rendah tersebut,\\\" kata Sutopo. (http://news.detik.com/berita/2280658/ini-penyebab-kabut-asap-dari-indonesia-bisa-menjalar-ke-singapura). 
 Namun kita tetap harus melakukan tindakan preventif agar hal ini tidak terulang kembali, setidaknya mengurangi angka titik api di Indonesia. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar