Senin, 19 Oktober 2015

35. Gabriela Nelly Thelma - 00000009176 DAN 14. Geofanni Sarah - 00000009006

PENGARUH MODERNISASI DI KALANGAN ANAK SMP


Di era jaman sekarang, semua hal yang ada pasti mengalami sebuah perubahan atau transformasi dari yang traditional ke hal yang lebih modern. Hal tersebut diartikan adalah modernisasi. Modernisasi pastinya dialami oleh semua orang, baik dari anak kecil sampai orang dewasa. Dalam hal ini, kami akan membahas tentang pengaruh modernisasi di kalangan anak remaja, khususnya anak SMP-SMA. Dari laporan tersebut, kami menanyakan tentang pendapat mereka tentang modernisasi, kapankah mereka mengalami modernisasi dalam hidup mereka, pengaruh modernisasi, dan apakah modernisasi memberikan manfaat yang baik atau tidak. Narasumber yang kami wawancarai mengatakan bahwa menurutnya modernisasi adalah sebuah hal kemajuan bagi masyarakat dan adalah sebuah kemajuan yang sangat baik yang terjadi di Indonesia. Contohnya internet. Dengan internet, narasumber mengatakan bahwa kita bisa menemui orang yang jauh tanpa kita harus menemuinya secara langsung. Narasumber merasakan adanya modernisasi dalam hidupnya pada saat dia memasuki SMP, yaitu dia merasakan bahwa dengan adanya HP akan sangat membantunya dalam berkomunikasi. Pengaruh modernisasi terhadap narasumber bahwa semuanya menjadi serba mudah untuk dilakukan. Dan yang terakhir, menurutnya modernisasi itu memberikan manfaat yang baik, bahwa segala sesuatu bisa dilakukan secara praktis dan lebih mudah, serta menghemat waktu.

16. Franny Fransisca - 00000009020 & 20. Theresia Michelle Christie - 00000009052

KABUT ASAP DI DAERAH-DAERAH INDONESIA 

Seperti yang kita ketahui akhir-akhir ini negara kita Indonesia dipenuhi oleh berita kabut asap di beberapa daerah Indonesia yang khususnya adalah daerah dengan potensi hutan yang tinggi seperti Riau dan Jambi. Awalnya kabut asap Indonesia hanya di daerah-daerah yang memiliki titik api saja, namun menjalar ke daerah-daerah lain bahkan ke negara tetangga. Padahal selama tahun 2013 negara ASEAN lainnya memiliki titik api yang kebih tinggi dibandingkan Indonesia sendiri. Hingga saat ini kabut asap di Indonesia tidak kunjung reda, bahkan seperti di Sumatera Selatan yang semula hanya tersisa 6 titik api, saat ini mencapai 625 titik api. Kabut asap ini juga sudah menimbulkan korban yang bahkan masih balita. Oleh sebab itu kami mendiskusikan tentang hal ini bersama teman kami. 
Hingga saat ini, pemerintah sudah melakukan berbagai upaya untuk menghilangkan kabut asap.  Memang saat ini pemerintah memfokuskan pemadaman melalui udara. Tidak hanya pemerintah Indonesia, kabut asap di Indonesia ini membuat negara-negara tetangga seperti Malaysia turut membantu meredakan kabut asap di Indonesia. 
Sebenarnya tidak hanya tahun ini pembakaran hutan terjadi di Indonesia, tahun-tahun sebelumnya juga. Tetapi mengapa tahun ini presentase titik api dan kabut asap di Indonesia lebih parah dari tahun-tahun sebelumnya? Setelah berdiskusi dengan teman kami, Sesilia, kami melihat kembali penyebab dari kabut asap yang tinggi di tahun 2015 ini. Penyebabnya adalah para pengusaha yang sebenarnya dari tahun-tahun sebelumnya juga telah melakukan pembakaran lahan. Namun upaya pemerintah untuk menegakkan hukum mengenai pembakaran lahan belum maksimal, sehingga para pelaku masih belum merasa 'takut akan hukum' dan masih melakukan pelanggaran. Pemerintah harus lebih tegas lagi untuk perusahanaan yang membuka lahan dengan cara dibakar. 
Memang bukan sepenuhnya kabut asap yang terjadi saat ini adalah kesalahan perusahaan-perusahaan yang melakukan pembakaran lahan, namun juga ada faktor alam. 
\\\"Jadi, hangatnya perairan laut di Indonesia menyebabkan timbulnya pusat tekanan rendah dan siklon tropis sehingga muncul massa uap air dan asap yang mengarah pada pusat tekanan rendah tersebut,\\\" kata Sutopo. (http://news.detik.com/berita/2280658/ini-penyebab-kabut-asap-dari-indonesia-bisa-menjalar-ke-singapura). 
 Namun kita tetap harus melakukan tindakan preventif agar hal ini tidak terulang kembali, setidaknya mengurangi angka titik api di Indonesia. 

25. Jocelind Iskandar - 000 0000 9102 dan 33. Febi Santika - 000 0000 9150

   Pro Kontra Studi  Dalam Negri


Pendidikan sangatlah dibutuhkan bagi setiap orang. Seseorang dapat memanfaatkan pendidikan agar dapat bersaing untuk dapat mengikuti perkembangan zaman yang modern ini. Berbagai macam perencanaan orang tua untuk pendidikan anaknya baik pendidikan usia dini hingga pendidikan di perguruan tinggi. Indonesia mempunyai beberapa tempat studi yang kualitasnya juga diakui dunia. Namun, jika dibandingkan dengan kualitas pendidikan di Indonesia dengan di Luar Negeri, tentunya kualitas pendidikan di beberapa negara di dunia lebih baik dibandingkan dengan pendidikan di Indonesia. Hal ini dapat dibuktikan dengan tidak masuknya satupun universitas di Indonesia dalam 200 universitas terbaik di dunia.
Tempat untuk melanjutkan studi dan mencari pekerjaan di Indonesia sangatlah terbatas. Bahkan banyak dari para generasi muda yang tidak dapat mendapatkan jurusan yang mereka inginkan atau pekerjaan sesuai yang mereka harapkan. Hal ini juga menjadi penyebab banyaknya generasi muda yang memutuskan untuk kuliah di luar negeri. Menurut beberapa generasi muda, kuliah di luar negeri lebih menjanjikan di bandingkan kuliah dalam negeri.

Berikut adalah grafik peningkatan jumlah pelajar luar negri


Kami juga telah merangkai beberapa pertanyaan yang akan kami buat untuk mewawancarai beberapa mahasiswa/mahasiswi.
Berikut adalah pertanyaan yang kami buat :
1.  Menurut anda apakah perbedaan kuliah di dalam negri dengan di luar negri ?
2.  Anda lebih setuju untuk berkuliah di luar negri atau di dalam negri ?
3. Apakah alasan anda memilih jawaban tersebut ?
4. Menurut pendapat anda apakah yang membedakan mahasiswa lulusan di luar negri dengan di dalam negri ?

Berikut pula hasil dari wawancara kami :

johnes oscar tomaluweng (Universitas Padjajaran)

1.   yang pertama fasilitas. seperti jurusan teknik, di luar negri fasilitasnya lebih memadai dan hampir semua kampus di luar negri memiliki fasilitas yang memadai. Jika di dalam negri, hanya beberapa universitas tertentu saka yang lengkap fasilitas.
1.   yang kedua kurikulum universitas diluar negri lebih bangus.

2.   saya lebih setuju kuliah di luar negri.

3. karena kuliah di luar negri, fasilitas yang disediakan lebih lengkap, di bandingkan di indonesia. mahasiswa yang mempunyai bakat tertentu dapat menyalurkan bakatnya dengan lebih baik.

4. cara berpikir mahasiswa tersebut berdasarkan cara belajarnya. Dan biasanya, lulusan luar negri lebih banyak mendapat kesempatan bekerja karena mereka sudah siap bersaing menurut skill dan ilmu.

Vevi mayo bilik (Mahasiswa UI)

1. yang pertama fasilitasnya, itu pun tergantung dari universitasnya. seperti Universitas Indonesia telah memiliki perpustakaan yang lengkap.
2. cara dosen mengajarkan juga berbeda.

3. saya lebih setuju kuliah di dalam negri.

4. fasilitas di universitas dalam negri tidak kalah lengkap dengen universitas di luar negri, kuliah di dalam negri dapat mengembangkan rasa cinta tanah air dan memiliki rasa ingin membangun negrinya sendiri.

5. cara berfikirnya, mahasiswa di dalam negri cenderung lebih memiliki rasa cinta tanah air. sikap mahasiswa di dalam negri lebih sopan.

Menurut 2 narasumber yang telah kami iwawancarai, perlunya perbaikan sistem pendidikan di Indonesia, mengingat semakin maju-nya suatu negara bermula dari pendidikan yang berkualitas, pendidikan yang berkualitas bermuara dari pembelajaran yang berkualitas, pembelajaran yang berkualitas dimulai dari pengajar yang berkualitas pula.

Minggu, 18 Oktober 2015

13. Teresa Anindita - 00000008989

HUBUNGAN ILMU KOMUNIKASI DENGAN
BERPIKIR KRITIS DAN KREATIF

Ilmu komunikasi? Banyak diantara kita yang mungkin masih mepertanyakan apa itu ilmu komunikasi ? Untuk apa kita mempelajari suatu ilmu yang setiap hari sudah kita praktekkan dengan berbicara dengan orang lain? Nah, jika diantara kalian ada yang berpikir demikian, ilmu komunikasi bukan hanya sekedar mempelajari cara berbicara dengan orang lain. Memang sejak dulu, bahkan berpuluh-pulu tahun yang lalu manusia sudah berkomunikasi dengan orang lain. Tapi belum tentu semua paham caranya bukan ? Untuk itulah imu komunikasi hadir sebagai salah satu jurusan dalam dunia perkuliahan, sehngga dalam ilmu komunikasi ini dipelajari lagi secara lebih mendalam tentang bagaimana cara-cara untuk mentransfer ide dari satu individu ataupun grup ke individu atau grup yang lain. Proses transfer itu sendiri bisa melalui media tertulis, lisan, maupun media-media yang lain.

Seperti yang telah kita ketahui, komunikasi merupakan sesuatu yang unik. Karena komunikasi  bisa menjadi penyebab sekaligus solusi dari sebuah konflik. Dalam jurusan Ilmu Komunikasi juga akan mempelajari secara lebih dalam mengenai aspek-aspek komunikasi, baik secara teori dan praktik. Aspek-aspek komunikasi yang akan dipelajari tentunya harus di dukung oleh cara berpikir kita. Untuk itulah dalam mempelajari ilmu komunikasi khususnya di Universitas Multimedia Nusantara juga terdapat mata kuliah Critical and Creative Writing (CCT).

Berpikir kritis (Critical Thinking) adalah kemampuan untuk membuat penilaian terhadap sejumlah pernyataan berdasarkan pada pertimbangan yang objektif dan fakta-fakta yang mendukung. Nah, dari hasil pemikiran kritis tersebut, maka segala sesuatu harus kita pertanyakan apabila hal tersebut belum tentu benar dari situlah kita dilatih untuk menjadi para pemikir kritis yang mampu mencari kekurangan yang terdapat dalam argumen-argumen dan menolak pernyataan-pernyataan yang tidak didukung fakta. Setelah mempunyai pola pikir yang kritis tersebut, muncul pemikiran out of the box sehingaa timbul otak keatif dari kita sebagai para pemikir kritis. Sehingga dalam berpikir kritis mencakup kemampuan untuk bersikap kreatif dan konstruktif, kemampuan melontarkan berbagai penjelasan alternatif terhadap kejadian-kejadian yang ada, memikirkan dampak dari hasil penelitian yang diperoleh, dan mengaplikasikan pengetahuan baru keberbagai masalah sosial maupun pribadi.
Dengan memahami bagaimana berpikir kritis dan kreatif tersebut tentunya akan sangat membantu kita dalam proses mempelajari Ilmu Komunikasi di dunia perkuliahan ini. Misalnya saja, sebagai mahasiswa tentunya kita masih menerima pembelajaran dari para dosen. Saat kita menerima pelajaran oleh para dosen, dosen bukan hanya sekadar menginformasikan pelajaran tsb  kepada kita, beliau juga berusaha meyakinkan kita bahwa materi yang disampaikanya benar dan bisa diterima oleh kita para muridnya. Kita sebagai mahasiswa harus bisa pula memilah-milah materi tersebut. Bagaimana memilah-milahnya ? tentu saja dengan menggunakan dasar pemikiran kritis seperti yang telah saya sebutkan diatas, sehinga melalui Mata Kuliah Berpikir Kritis dan Kreatif  kita diupayakan untuk bisa paham tentang paradigma kritis, dasar-dasar berpikir kritis. Sehingga dengan memhami materi perkuliahan ini akan sangat menolong kita untuk tidak menjadi seperti "kerbau yang dicocok hidung" nya yang hanya menyetujui saja apa yang dikatakan oleh orang lain, tanpa mengkritisinya lagi lebih lanjut

Ilmu Komunikasi di Universitas Multimedia Nusantara memiliki dua konsentrasi yang harus dipilih oleh mahasiswa ketika memasuki semester tiga. Dua konsentrasi tersebut adalah Komunikasi Public Relation dan Komunikasi Jurnalistik. Dalam komunikasi Public Relation atau biasa disebut dengan PR, Mahasiswa yang memilih konsentrasi ini akan mempelajari berbagai hal terkait public relation strategi,dan manajemen . Sedangkan konsentrasi Komunikasi Jurnalistik mempelajari berbagai hal terkait jurnalistik, dan  media (berbagai media massa) mulai hal-hal yang umum hingga yang rumit. Tentunya 2 konsentrasi tersebut dapat dipelajari / dikuasai mahasiswa dapat dengan baik, apabila para mahasiswa memiliki keterampilan dalam berpikir kritis.

Keterampilan dalam berpikir kritis disini mencakup beberapa hal yakni : Interpretasi (menyangkut tentang klarifikasi makna ide/ berita) ,  Analisa ( memeriksa gagasan, mengidentifikasi argumen, menganalisis argument) , Evaluasi ( menilai setiap klaim/ pernyataan) , Inferensi ( mempertanyakan setiap klaim, memikirkan alternatif dari setiap masalah, menarik kesimpulan, memecahkan masalah,  mengambil keputusan) , Penjelasan ( menyatakan apa masalahnya, menyatakan hasil,  mengemukakan kebenaran prosedur , dan mengemukakan argument) ,  Regulasi diri ( meneliti pribadi sendiri , mengoreksi diri masing-masing).
Keterampilan-keterampilan diatas inilah yang selayaknya dimiliki oleh setiap mahasiswa khususnya mahasiswa Ilmu Komunikasi agar dalam setiap perjalanan hidupnya, baik itu dalam lingkup dunia perkuliahan, maupun nanti saat sudah mulai terjun bekerja akan sangat berguna bagi diri kita.

Seperti telah saya singgung sebelumnya, menjadi bagian dari jurusan Ilmu Komunikasi berarti harus menyiapkan diri untuk berpikiran kritis dan kreatif Mengapa demikian ? Karena Ilmu Komunikasi merupakan ilmu yang luas, menurut pandangan saya pribadi, Ilmu Komunikasi merupakan ilmu yang diperlukan di hampir segala bidang pekerjaan. Bukan hanya di bidang Jurnalistik ataupun di bidang Public Relation saja. Dengan mempunyai kemampuan untuk berpikir kritis dan kreatif tentunya nanti saat sudah menjadi komunikator, kita akan menjadi komunikator handal yang dapat memberikan agrumen yang bukan hanya valid tapi juga benar adanya, selain itu juga dapat berpikiran terbuka karena pemikiran kritis bukan masalah accept or reject someone opinion. Sehingga berpikir krtis haruslah netral, objektif, dan tidak bias.

Kritik dan saran : theresa.anindita@gmail.com

 

6. Angela Evelina T. - 00000008883 & Karissa Belinda - 00000009127

Fenomena Uber di Indonesia

Pada kesempatan ini, kami mengangkat topik tentang "Fenomena Uber di Indonesia”. Kami menggunakan sistem wawancara dalam menilai hal ini. Ada 5 orang narasumber dan 3 pengemudi Uber. Kami menanyakan pendapat tentang Uber dari sudut pandang pengguna dan pengemudi. Banyak fakta-fakta yang kami temukan dalam wawancara ini. Uber adalah sebuah perusahaan yang menyediakan rental mobil melalui aplikasi yang tersedia di android dan ios yang pembayarannya melalui kartu kredit. Uber dikatakan tidak legal dengan pemerintah Indonesia karena ada yang mengatakan bahwa mereka tidak memiliki kantor yang jelas di Indonesia terkhusus di Jakarta, Bandung, dan Bali dan tidak membayar pajak kepada pemerintah Indonesia. 3 kota besar tersebut adalah kota yang sudah masuk dalam jangkauan Uber. Tetapi, pada kenyataanya Uber memiliki kantor yang terletak di Pasific Place. Uber hanya menyediakan jasa rental yang pembayaranya bedasarkan kilometre. Serupa dengan taksi-taksi di Indonesia, tetapi berbeda jauh pada kenyataannya. Peritungan per kilometre Uber adalah Rp. 2.000,00 berbeda Rp. 5.500,00 dengan harga taksi reguler.

Dapat dilihat rincian itungan harga Uber
     





Uber tidak membayar pajak kepada pemerintah karena mereka tidak membagi hasil dengan pengemudi seperti yang telah dilakukan GoJek. Sebenarnya pajak tersebut telah ditanggung oleh pengemudi perseorangan dan rental. Untuk membuat rental, mereka harus membuat PT (Perusahaan Terbatas) terlebih dahulu dan PT harus membayar pajak kepada pemerintah. Untuk mendaftar menjadi pengemudi Uber harus mendaftar terlebih dahulu melalui e-mail. Jika diterima, calon pengemudi tersebut harus menjalani training terlebih dahulu dan harus menyelesaikan surat-surat yang diperlukan. Untuk ketentuan mobil yang akan disewakan itu bebas. Pada umumnya, mereka bekerja menjadi driver untuk menjadi pekerjaan sampingan saja, tetapi tidak menutup kemungkinan untuk bekerja full time. Setelah memenuhi syarat, maka mereka dapat menarik penumpang.

Jika seorang pengemudi Uber ditangkap oleh polisi, maka pihak Uber akan menjamin mobil tersebut dan memberikan uang sebesar Rp. 500.000,00 kepada pemilik mobil per harinya. Uang hasil menyewakan mobl tersebut akan dibayar oleh Uber kepada pemilik mobil atau rental setiap hari kamis. Untuk pengguna baru Uber, mereka akan mendapatkan free drive max Rp. 75.000,00 tetapi harus menggunakan voucher terlebih dahulu. Untuk driver Uber setiap hari senin sampai jumat dari pukul 5-9 pagi, 4-9 malam, setiap hari sabtu dan minggu mereka akan mendafatkan tambahan Rp. 30.000,00 setiap tripnya. Pendapatan driver uber sangat mengejetkan, rangenya dari 5 sampai 10 juta per bulan.

Menurut 5 narasumber yang telah kami wawancarai, mereka mengatakan bahwa pelayanan Uber memuaskan, drivernya ramah-ramah, aman, dan juga dapat bertukar informasi. Mereka juga lebih memilih Uber ketimbang taksi reguler karena faktor harga dan juga kemudahannya. Solusinya untuk Uber untuk menjadi legal di Indonesia adalah mendaftarkan perusahaanya di Indonesia dan memberikan klarifikasi bahwa Uber adalah perusahaan yang merentalkan mobil bukan angkutan umum seperti taksi.



33. Febisantika Hanura Putri - 00000009150

Ilmu Komunikasi adalah proses dimana melaluinya individu dalam hubungan kelompok atau organisasi masyarakat yang menciptakan dan menggunakan informasi untuk berhubungan dengan lingkungan satu sama lain. Mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi harus dapat berfikir kritis dan kreatif dalam berkomunikasi. Menurut Socrates yang diperlukan untuk berpikir kritis dalam komunikasi adalah klarifikasi, asumsi, bukti alasan, sudut pandang, dan implikasi. Universitas Multimedia Nusantara juga menanamkan nilai 5c yaitu caring, credible, competent, competitive, dan customer delight guna membentuk karakter yang diharapkan saat bekerja nanti.
Dalam ilmu komunikasi terdapat jurusan jurnalistik. Seorang jurnalis diwajibkan untuk berpikir kreatif guna menentukan berita apa saja yang menarik dan akan dipublikasikan. tidak hanya berpikir kreatif kita dituntut juga untuk berpikir kritis dalam menangani sebuah masalah. Seorang jurnalis juga  harus berpikir sampai ke akar permasalahan dan mendapatkan kesimpulan yang berlogika.
 ilmu komunikasi bagaikan sebuah gunung es, dari puncaknya terlihat kecil padahal didasarnya sangat luas dan dalam. Berbeda dengan jurusan hukum yang deduktif, ilmu komunikasi bersifat induktif atau biasa disebut ‘out the box’ .  Pada saat ini ilmu komunikasi merupakan jurusan yang paling diminati terbesar ketiga. Komunikasi tidak mungkin tidak terjadi dalam lingkungan social disekitar kita, maka dari itu apa yang akan kita sampaikan haruslah dipikirkan kembali, karena komunikasi itu irreversible (tidak dapat diulang kembali), bagaikan selembar kertas yang rusak karena basah terkena air dan tidak akan kembali muus seperti dahulu.