Ada 1.119 Titik Panas di Sumatera, Asap Masih Menggila
Data BMKG hari ini, Minggu (4/10/2015) memaparkan, jumlah titik panas muncul sebanyak 1.119. Dari jumlah itu, ada 1.045 muncul di Sumsel.
Bumi Sriwijaya saat ini memang paling parah terjadinya kebakaran lahan yang asapnya nyeberang ke Jambi, Riau dan Sumut.
Titik panas selanjutnya muncul di Lampung sebanyak 35, Jambi (96), Babel (15). Kepri (1), Sumut (1), Riau (6). Untuk wilayah Riau titik panas muncul di Kabupaten Indragiri Hilir (4) dan Indragiri Hulu (2).
Jarak pandang di Kabupaten Pelalawan dan Inhu di Riau hanya 100 meter. Sedangkan Pekanbaru maksimal hanya 300 meter. Kondisi asap telah membuat status level polusi udara berbahaya.
"Hari ini di Riau muncul 6 titik panas. Ini akan kita cek langsung ke lapangan, apakah titik panas itu benar-benar muncul titik api," kata Komandan Satgas Siaga Darurat, Brigjen Nurendi kepada detikcom.
Nurendi yang juga menjabat Komandan Korem 031 Wira Bima ini, menyebutkan, asap yang mengepung Riau saat ini kiriman dari Sumsel dan Jambi.
Kabut asap di Pekanbaru, Minggu (4/10/2015)/Foto: Chaidir Anwar Tanjung
|
"Kalau wilayah Riau berasap hari ini, ya kiriman provinsi tetangga. Kalau titik api ditempat kita sudah bisa teratasi bersama tim Satgas," kata Nurendi.
Dia mengharapkan, agar Satgas di Sumsel dan Jambi bisa segera mengatasi kebakaran lahan dan hutan yang terjadi.
"Kita doakan tim Satgas di Sumsel dan Jambi bisa segera mengatasi di wilayahnya," kata Nurendi.
(cha/fdn)
Sumber: http://news.detik.com/berita/3035142/ada-1119-titik-panas-di-sumatera-asap-masih-menggila
Rumusan Masalah: Asap yang masih mengepung Sumatera
Cara Menangani masalah:
- Membuat hujan buatan dengan menaruh garam di awan
- Memadamkan kebakaran hutan
Menyusun Informasi:
- Kebakaran hutan yang melanda Jambi, Riau dan Sumsel
- Terdapat 1.119 titik asap yang melanda Sumatera
- Titik panas selanjutnya muncul di Lampung sebanyak 35, Jambi (96), Babel (15). Kepri (1), Sumut (1), Riau (6). Untuk wilayah Riau titik panas muncul di Kabupaten Indragiri Hilir (4) dan Indragiri Hulu (2).
Kesimpulan:
Masalah kebakaran hutan ini harus diselesaikan dengan cepat, karena asapnya emakin hari semakin parah. sudah meambat kota lain hingga negara tentangga. Kebakaran yang selalu ada setiap tahunnya harus diselidiki dengan tegas akar masalahnya. Jika ada pihak yang sengaja untuk kepentingan pribadi haruslah dihukum tidak ada kompromi lagi untuk pihak tersebut. Kesehatan warga negara sangatlah penting dan habitat binatang yang tinggal di hutan jugalah penting.
Kabut asap di Pekanbaru, Minggu (4/10/2015)/Foto: Chaidir Anwar Tanjung
Tidak ada komentar:
Posting Komentar