Minggu, 11 Oktober 2015

13. Teresa Anindita R. Banjuradja - 00000008989



TUGAS CRITICAL AND CREATIVE THINKING
(MINGGU KE-6)
Teresa Anindita R. Banjuradja
00000008989

1. Hal apa yang paling menarik yang anda temukan pada pelajaran hari ini ?


Hal menarik yang saya temukan pada minggu ini adalah pembelajaran tentang argumen. Argumen adalah serangkaian pernyataan yang terdiri dari beberapa premis dan kesimpulan. Premis sendiri adalah pernyataan pendukung/ bukti / alasan bagi kesimpulan. Agumen sendiri bukanlah sebuah klaim (klaim hanya mengandung pernyataan tampa alasan) , berbeda dengan memberikan / menyampaikan informasi, dan kesimpulan dari argumen sendiri bukanlah sebuah ringkasan dari premis-premis yang ada. Selain itu pada argumen terdiri dari argumen deduktif (keimpulannya merupakan konsekuensi logis dari premis-premisnya) , dan argumen induktif (rangkaian fakta-fakta khusus yang menghasilkan kesimpulan umum.)
Selain itu pada argumen sendiri terdapat validitas (biasanya pada argumen deduktif). Validitas merupakan kesimpulan yang ditarik dalam sebuah argumen yang berdasarkan premis-premisnya. Validitas tidak berpengaruh pada BENAR / SALAH nya argumen tersebut, asalkan kesimpulan didasarkan oleh premisnya, maka argumen tersebut valid adanya.
Sehingga :                   P = Premis                   K= Kesimpulan

P Benar
-- K Benar  maka VALID
P Salah 
-- K Salah  maka VALID
P Benar
-- K Salah  (ataupun sebaliknya ) maka  TIDAK VALID


2.      Apa yang anda temukan paling bermanfaat dalam hubungan anda sebagai mahasiswa terhadap mata kuliah ini ?

Menurut saya keseluruhan dalam materi pembelajaran hari ini sangat bermanfaat.  Argumen merupaka suatu hal yang mulai sekarang dampai kedepannya akan sering kita lakukan, atau diberikan orang lain kepada kita. Untuk itu kita semua perlu untuk sangat paham dengan materi argumen ini. Misalnya saja, sebagai mahasiswa tentunya kita masih menerima pembelajaran dari para dosen. Saat kita menerima pelajaran oleh para dosen, dosen bukan hanya sekadar menginformasikan pelajaran tsb  kepada kita, beliau juga berusaha meyakinkan kita bahwa materi yang disampaikanya benar dan bisa diterima oleh kita para muridnya sebagai bekal atau pedoman hidup (normatif). Dalam rangka normatif inilah, sang guru secara otomatis mempresentasikan kepada kita alasan-alasan mengapa materi yang ia berikan tersebut benar adanya.
Selain itu kita sebagai mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi , khususnya yang ingin memasuki dunia jurnalis pasti akan menulis sebuah artikel yang isinya merupakan opini, namun sudah menjadi hal wajib bagi kita untuk harus menjelaskan alasan-alasan menerima atau menolak sebuah pandangan atau sekadar mengusulkan suatu hal. Nah, melakukan hal tersebut itu sudah berarti kita berargumen.
Contoh-contoh diatas ini lah yang membuat pembelajaran minggu ini penting sekali bagi kita agar dapat mengenali sebuah argumen dan tolak ukurnya. Mengenali sebuah argumen dan tolak ukurnya, akan sangat menolong kita untuk tidak menjadi seperti "kerbau yang dicocok hidung" nya yang hanya menyetujui saja apa yang dikatakan oleh orang lain, tanpa mengkritisinya lagi lebih lanjut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar