Sabtu, 17 Oktober 2015

32. Pandu Dipo – 00000009144


Pengaruh gawai terhadap remaja

            Gawai dalam bahasa Inggris berarti gadget adalah sebuah alat dengan teknologi yang vanggih dan sangat praktis. Gawai diciptakan untuk mempermudah manusia dalam mencari informasi dan berkomunikasi. Kita berada di era jaman globalisasi, di mana di jaman kita teknologi bukanlah hal yang asing. Hampir seluruh orang memakai gawai. Entah itu handphone, ipad, atau tablet. Gawai sangatlah mudah untuk dibawa, karena tidak besar, dan tidak berat. Jadi bisa dimasukkan ke dalam saku ataupun tas. Karena kemudahannnya itu, banyak orang yang menyalahgunakan hal tersebut.
            Saya memilih tema ini karena saya merasa bahwa gawai sangat mempengaruhi remaja di Indonesia. Yang menjadi pertanyaan adalah, apakah gawai memiliki dampak yang ke arah positif? Ataupun negatif? Lalu saya mewawancarai teman sekelas saya yang pastinya mempunyai gawai. Ia bernama Harvet Darian, menurutnya pengaruh gawai di kalangan remaja adalah remaja menjadi manusia yang apatis, acuh tak acuh terhadap dunia luar. Mereka menjadi manusia yang malas dan tidak mau berkembang.
            Mereka hidup di dunia maya. Ketika melihat dunia luar, mereka akan bingung, karena mereka tidak tahu masalah-masalah yang ada dalam masyarakat luas. Lalu saya juga mewawancarai teman saya yang bernama Klara Livia. Menurut pandangan Klara, gawai membawa dampak pengaruh positif dan negatif bagi remaja. Positifnya, remaja menjadi mudah dalam berkomunikasi dan menanyakan tugas dan bahan ujian. Lalu di dalam aplikasi gawai terdapat juga yang sangatlah bermanfaat sekali untuk remaja. Misalnya, kamus, peta, gojek, dll. Sedangkan, menurut Klara, gawai lebih banyak memberikan pengaruh yang negatif.

 Remaja punya standar prestige dari gawai. Semakin keren maka semakin mahal harga gawai tersebut. Bahkan terakdang gawai membuat remaja menjadi punya sifat konsumerisme dan materialisme. Gawai juga dapat membuat remaja menjadi kecanduan. Jika tidak ada gawai, remaja akan menjadi mudah panik dan stress.
            Jadi hasil wawancara saya dengan dua teman saya ini, dapat disimpulkan bahwa gawai mempunyai 2 pengaruh terhadap remaja bisa menjadi pengaruh positif dan juga pengaruh negatif. Semua itu tergantung dari bagaimana kita menggunakan gawai tersebut. Tetapi kebanyakan remaja Indonesia yang menggunakan gawai, menimbulkan dampak negatif. Jadi, kita harus bisa mengendalikan hawa nafsu kita agar tidak kecanduan dengan gawai. Jangan sampai gawai mengendalikan diri kita dan menjauhkan kita dari orang-orang di sekitar kita.

kritik dan saran : dipopandu@gmail.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar