Pengaruh gawai terhadap remaja
Gawai dalam bahasa Inggris berarti gadget adalah sebuah alat dengan teknologi yang vanggih dan sangat
praktis. Gawai diciptakan untuk mempermudah manusia dalam mencari informasi dan
berkomunikasi. Kita berada di era jaman globalisasi, di mana di jaman kita
teknologi bukanlah hal yang asing. Hampir seluruh orang memakai gawai. Entah
itu handphone, ipad, atau tablet. Gawai sangatlah mudah untuk dibawa, karena
tidak besar, dan tidak berat. Jadi bisa dimasukkan ke dalam saku ataupun tas.
Karena kemudahannnya itu, banyak orang yang menyalahgunakan hal tersebut.
Saya memilih tema ini karena saya merasa bahwa gawai
sangat mempengaruhi remaja di Indonesia. Yang menjadi pertanyaan adalah, apakah
gawai memiliki dampak yang ke arah positif? Ataupun negatif? Lalu saya
mewawancarai teman sekelas saya yang pastinya mempunyai gawai. Ia bernama
Harvet Darian, menurutnya pengaruh gawai di kalangan remaja adalah remaja
menjadi manusia yang apatis, acuh tak acuh terhadap dunia luar. Mereka menjadi
manusia yang malas dan tidak mau berkembang.
Mereka hidup di dunia maya. Ketika melihat dunia luar,
mereka akan bingung, karena mereka tidak tahu masalah-masalah yang ada dalam
masyarakat luas. Lalu saya juga mewawancarai teman saya yang bernama Klara
Livia. Menurut pandangan Klara, gawai membawa dampak pengaruh positif dan
negatif bagi remaja. Positifnya, remaja menjadi mudah dalam berkomunikasi dan
menanyakan tugas dan bahan ujian. Lalu di dalam aplikasi gawai terdapat juga
yang sangatlah bermanfaat sekali untuk remaja. Misalnya, kamus, peta, gojek,
dll. Sedangkan, menurut Klara, gawai lebih banyak memberikan pengaruh yang
negatif.
Remaja punya standar prestige dari gawai. Semakin keren maka semakin mahal harga gawai
tersebut. Bahkan terakdang gawai membuat remaja menjadi punya sifat
konsumerisme dan materialisme. Gawai juga dapat membuat remaja menjadi
kecanduan. Jika tidak ada gawai, remaja akan menjadi mudah panik dan stress.
Jadi hasil wawancara saya dengan dua teman saya ini,
dapat disimpulkan bahwa gawai mempunyai 2 pengaruh terhadap remaja bisa menjadi
pengaruh positif dan juga pengaruh negatif. Semua itu tergantung dari bagaimana
kita menggunakan gawai tersebut. Tetapi kebanyakan remaja Indonesia yang
menggunakan gawai, menimbulkan dampak negatif. Jadi, kita harus bisa
mengendalikan hawa nafsu kita agar tidak kecanduan dengan gawai. Jangan sampai
gawai mengendalikan diri kita dan menjauhkan kita dari orang-orang di sekitar
kita.
kritik dan saran : dipopandu@gmail.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar