Sabtu, 17 Oktober 2015

40. Monica Pratiwi 000 000 09207





TUGAS CRITICAL AND CREATIVE THINKING 4
Nama : Monica Pratiwi Dewi Gigih Putri
NIM : 000 000 09207
PERTANYAAN :
1.      Hal apa yang menarik dari hari ini?
2.      Seberapa manfaat materi ini untuk kalian mahasiswa?
JAWABAN :
1.      Yang menarik dari pertemuan kali ini adalah tentang materi pembelajaran hari ini, di mana setiap individu menjelaskan definisi analitik dan memberikan contoh pernyataan analitik itu seperti apa. Selanjutnya adalah mengetahui cara-cara untuk berpikir kritis yang benar. Membedakan selfis dengan ego( bisa berkonteks negatif atau positif ). Ternyata kedua kata tersebut memilik arti yang berbeda-beda. Selfis memiliki arti pemusatan diri pada keinginan tanpa peduli orang lain, segala sesuatu untuk kepentingan pribadi. Sementara pengertian ego dalam artian positif adalah kebutuhan manusia untuk terus berkembang bagi kepentingan sendiri ke arah yang lebih baik. Sementara ego secara negatif berarti tidak bisa membedakan untuk kepentingan siapa dia melakukan sesuatu. Dari sinilah saya mengerti, dari kedua arti tersebut memang berbeda namun tidak dapat dipungkiri bahwa selfis dengan ego yang berkonteks negatif hampir sama. Sederhananya yang menjadi pembeda adalah bentuk umpan baliknya. Jika selfis selalu mengharapkan imbalan, kalau ego tidak mengharapkan imbalan. Materi menarik berikutnya adalah mengenai langkah-langkah berpikir kritis. itu menjadi menarik karena sebelumnya saya belum pernah mengetahui bahwa berpikir kritis itu memiliki langkah-langkah yang tepat, sehingga tidak hanya sekedar berpikir kritis, tetapi berpikir kritis berdasarkan langkah-langkah yang tepat.


2.      Tentu materi mengenai analitik ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa. Dari situ mahasiswa mengetahui bagaimana cara berpikir atapun membuat pernyataan sehingga mahasiswa mengerti bagaimana cara membuat pernyataan yang benar dan mudah dipahami oleh pembaca. Dari pelajaran hari ini, hal bermanfaat lainnya adalah bagaimana kita saya sebagai mahasiswa bersikap dan bisa membedakan antara selfis dengan ego. Yang selanjutnya adalah saya mengetahui bagaimana langkah-langkah dalam berpikir kritis sehingga  langkah tersebut dapat diterapkan dalam kegiatan dunia perkuliahan yang sesungguhnya.



TUGAS CRITICAL AND CREATIVE THINKING

1.      Menurut kalian pernyataan “Tuhan itu Maha Tahu” termasuk dalam pernyataan apa? Analitik/ Evaluatif/ Empiris? Berikan alasan!
2.      Kutiplah satu paragraf dari berbagai sumber( jurnal, mkalah, laporan, buku, dll ) yang menarik, lalu telusuri apakah itu termasuk analitik/ evaluatif/ empiris? Berikan alasan!

JAWABAN :
1.      Pernyataan Tuhan itu Maha Tahu adalah pernyataan evaluatif. Kata evaluatif di sini memiliki arti yang berarti benar atau salah berdasarkan opini atau pendapat subjektif dari si pembaca. Pernyataan Tuhan Maha Tahu merupakan pendapat dari mereka yang percaya akan adanya kehadiran Tuhan secara penuh dan utuh. Mereka yang sungguh yakin bahwa memang Tuhan hadir di tengah-tengah mereka dan menjadikan Tuhan sebagai pedoman hidup. Oleh sebab itu, mereka yang percaya dan yakin akan Tuhan menganggap dan berpendapat Tuhan itu memang Maha Tahu. Namun, berbeda dengan mereka yang tidak percaya akan Tuhan atau mereka tidak mengetahui kehadiran Tuhan dalam kehidupan mereka. Tentu mereka beranggapan bahwa Tuhan itu tidak mengetahui segala-galanya, Tuhan itu tidak mengetahui segala hal yang berkaitan dengan pekerjaan manusia atau apa saja yang dilakukan manusia. Dari penjelasan di atas, dapat dilihat bahwa itu pernyataan tersebut adalah pernyataan evaluatif dan bersifat subjektif tergantung bagaimana masing-masing individu memaknainya.

2.      Mengutip sebuah paragraph yang menarik ;

Berdasarkan peta kepadatan penduduk tampak bahwa Pulau Jawa jauh lebih padat dibandingkan dengan pulau lainnya di Indonesia. Pulau Jawa menjadi pusat pemerintahan dan perekonomian negara, sehingga banyak penduduk yang tertarik untuk tinggal di wilayah ini. Kepadatan penduduk yang tinggi di Pulau Jawa dapat dijelaskan dengan melihat faktor geografis, khususnya faktor fisik berupa tanah yang lebih subur dan faktor sejarah. Kerajaan-kerajaan banyak berkembang di Pulau Jawa sehingga Pulau Jawa berkembang menjadi pusat aktivitas penduduk saat ini di Indonesia.





Data hasil Sensus Penduduk tahun 2010 menunjukkan bahwa jumlah penduduk Indonesia telah mencapai 237.641.326 jiwa. Sebesar 49,79 persennya merupakan penduduk yang menempati daerah perkotaan, sementara sisanya, yakni 50,21 persen merupakan penduduk perdesaan. Berdasarkan data resmi yang dilansir Badan Pusat Statistik (BPS) juga menyebutkan bahwa kepadatan penduduk per wilayah (kilometer persegi) tahun 2010 mencapai 131,00. Artinya setiap 1 area seluas 1 kilometer persegi dihuni oleh sebanyak 131 penduduk. Angka tersebut ternyata mengalami kenaikan pada tahun 2012 menjadi 135.
Dapat kita lihat bahwa kutipan tersebut adalah empiris. Mengapa demikian? Dilihat dari pemaparan di atas yang disertai sumber-sumber yang telah diteliti oleh Badan Pusat Statistik, disuguhkan gambar diagram-diagram yang mendukung, hingga jumlah angka sesuai dengan hasil survei, itu semua menunjukkan adanya penelitian yang sudah dilakukan sebelumnya untuk  mendapatkan berbagai data. Yang menjadi menarik dalam paragraf itu adalah ketika membahas dan memaparkan betapa banyaknya penduduk di Indonesia hingga akhirnya menduduki peringkat keempat, dengan tingkat kesejahteraan yang masih digolongkan rendah dn pengangguran yang tinggi. 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar