Kamis, 15 Oktober 2015

4. Sarah Yovanka Dhian - 00000008872


Hubungan Antara Ilmu Komunikasi dengan Berpikir Kritis dan Kreatif

            Ilmu komunikasi adalah ilmu yang mempelajari tentang tata cara beromunikasi serta menggunakan berbagai alat komunikasi sebagai sarana komunikasi terhadap masyarakat . hubungan ilmu komunikasi dengan berpikir kritis dan kreatif adalah dalam mata kuliah prodi ilmu komunikasi terdapat berpikir kritis dan kreatif. Apa yang kita pelajari dalam mata kuliah ini? yang kita pelajari sebagai mahasiswa yaitu levels of learning sebagai konsep dasar, kriteria apa saja pemikir kritis, keterampilan berpikir kritis, hambatan - hambatan dalam berpikir kritis, membedakan fakta dan opini, perbedaan argumen dan non argumen, induktif dan deduktif. Lalu mengapa harus kreatif? karena sebagai pemikir kritis kita ditantang untuk mempunyai ide - ide yang berbeda dan stand out maka dari itu kita di tantang untuk kreatif. 
            keterampilan berpikir kritis dan kreatif yang diperlukan yaitu kita harus sering berlatih dalam bidang menganalisa masalah atau topik di samping hal tersebut kita harus bisa menyikapi dalam hal tersebut. Misal saya ingin menjadi presenter atau pembawa acara yang handal keterampilan yang saya harus ambil adalah keterampilan dalam berbicara, mengolah kata dan kreatif dalam berbicara. tidak hanya itu sebagai presenter harus dapat aktif dalam memutar otak untuk apa yang akan dibicarakan selanjutnya. kekreatifan itu tersebut juga ditantang dalam mengulur acara atau mengatur acara yang seperti apa acara itu akan dibawakan. tidak hanya itu, pengetahuan juga sangat penting untuk mendukung apa yang akan pembawa acara bicarakan. 
            Itu semua dapat diwujudkan seperti memberi gimic agar audience tidak bosan dan memperhatikan pembawa acara tersebut, sebagai pembawa acara tidak bisa hanya dengan kaku membawakan acara tetapi harus fleksibel melihat keadaan. Contohnya seperti pembawa acara Ini Talk Show, Sule dan Andre yang membawakan acara begitu menarik sehingga penonton dapat menikmati acara tersebut. Dalam membawakan acara tidak hanya harus kreatif tetapi kritis. Mengapa? Karena setiap membawakan acara pasti pembawa acara mengomentari dengan kritis contohnya pembawa acara insert setiap cuplikan topik pasti di komentari dengan kritis.
            Bahasa memiliki kemampuan untuk merubah cara berfikir seseorang tentunya apabila sang pembicara dapat dengan kreatif membangun suasana dan mengambil emosi dari komunikan. Lalu bagaimana cara mengembangkan kemampuan bila sebagai jurnalis dalam berpikir kritis dan kreatif melalui argumentasi? Sebagai jurnalis, harus dapat membedakan fakta dan opini tidak hanya itu argumentasi tidak hanya menyanggah dari sebuah pernyataan lalu memberi kritik setuju atau tidak setuju tetapi juga memberi pendapat yang baik dengan mempertimbangkan pemikiran objektif dan subjektif. Dalam hal menulis seorang jurnalis harus dapat menulis dengan pemikiran kritisnya serta juga harus kreatif dalam menulis. Contohnya seorang jurnalis dalam menulis berita harus bersifat objektif dan berdasarkan fakta. Jadi hubungannya adalah berpikir kritis dan kreatif adalah jalan agar ita dapat berkomunikasi dan juga menerapkan ilmu komunikasi dalam realitas dan kehidupan sehari – hari serta juga sebagai pedoman di profesi dikemudian hari.





Kritik dan saran : sarahyovanka@gmail.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar