Janji-Janji Jokowi
Selama masa kampanye, banyak sekali janji-janji
Jokowi yang sampai sekarang mungkin masih sekedar omongan yang belum dijalani.
Sebenarnya ada banyak janji Jokowi tapi kami hanya mendiskusikan 10 janji
Jokowi dari 66 janji yang lain. 10 janji Jokowi yang akan kami bahas adalah:
Membenahi Jakarta. Sampai saat ini masalah banjir
di Jakarta balum dianggap tuntas karena setiap tahun masih terus terjadi.
Banjir masih saja menjadi keluh kesah masyarakat yang tinggal di bantaran kali
atau yang tinggal di perkampungan pinggiran Jakarta. Sebenarnya Jokowi sudah
merelokasi sebagian dari perkampungan tersebut, tetapi kendala yang tim Jokowi
hadapi adalah masih banyak masyarakat yang tidak ingin di relokasi. Sebenarnya
cara itu sudah sangat bagus untuk membangun Jakarta secara perlahan. Tapi
proses tersebut masih saja dihalangi oleh beberapa masalah yang ada, maka belum
berjalan lancer. Masalah pendanaan pada proses ini ternyata juga masih jadi
penghalang karena adanya korupsi yang dilakukan, sehingga pembangunan masin
berjalan merangkak.
Jokowi berjanji tidak akan berada di bawah bayangan
Megawati. Selama masa jabatan Jokowi ini, memanh tidak di bawah bayangan
Megawati karena pada saat kedatangan Jokowi ke kantor redaksi bisnis Indonesia,
Jokowi mengaku mendapatkan tiga titipan dari kegtua umum partai Demokrasi
Indonesia Perjuangan, Megawati Soekarno Putri. Tiga hal tersebut yakni
menjalankan pemerintahan yang berdaulat dalam politik, kemandirian dalam
ekonomi, dan berkepribadian dalam budaya. Maka Jokowi sudah bisa dibilang tidak
berada di bawah bayangan Megawati.
Jokowi menjanjikan Indonesia sehat dan Indonesia
pintar. Sebenarnya proses ini sedang berlangsung saat ini. Namun kendalanya
adalah masih banyak rakyat yang memang membutuhkan tapi belum mendapatkan
fasilitas yang dijanjikan. Banyak masyarakat yang tergolong mampu malah
menyalahgunakan fasilitas tersebut. Oleh karena itu, masyarakat yang memang
membutuhkan belum dapat merasakan fasilitas-fasilitas tersebut. Dalam kartu
pintar terdapat ketetentuan bahwa kartu tersebut hanya berlaku sampai lulus SMA
saja. Masih banyak kendala yang dihadapi oleh Jokowi. Seharusnya masyarakat
juga ikut membantu melancarkan proses tersebut.
Mengganti bahan bakar menjadi gas selama 3 tahun.
Proses ini memang terbilang sangat rumit karena sulit sekali menyeimbangkan
pemakaian mobil pada saat ini. Semakin berkembangya zaman akan semakin banyak
pula kendaraan yang diproduksi, maka digarisbesarkan proses ini akan memakan
banyak waktu. Oleh karena itu seharusnya produksi mobil dikurangi setiap
tahunnya. Dengan demikian, akan bisa mewujudkan rencana tersebut karena dapat
mengimbanginya.
Dana 1,4 millyar perdesa setiap tahun. Sebenarnya
ini berjalan, tetapi pasti belum semua desa. Rakyat belum mau dibenahi secara
benar karena dana juga belum tersalurkan secara langsung. Rakyat belum bisa
paham bagaimana cara menggunakan dana tersebut. Maka yang terjadi jika itu dijalankan adalah banyak
dana yang tidak sampai ke desa yang dituju. Seharusnya semua bisa terstruktur
dengan baik jika diarahkan dengan benar.
Ujian nasional akan dihapuskan. Sampai sekarang
hanya sebuah wacana. Ujian nasional sampai saat ini masih berlangsung karena
masih banyak proses yang harus dilakukan untuk menghapus ujian nasional. Banyak
juga orang yang pro dan kontra terhadap masalah ini. Menurut orang-orang yang
pro terhadap masalah ini, banyak siswa
yang stress karena akan menghadapi ujian nasional, banyak siswa yang tidak
lulus. Sedangkan kontra mengganggap bahwa peniadaan ujian nasional dalam system
pendidikan mengarahkan pelemahan sumber daya manusia bahkan UN justru disebut
sebagai salah satu upaya meningkatkan sumber daya manusia. UN harus tetap
diadakan karena berkaitan dengan uji kemampuan seseorang yang terstandarisasi
secara nasional. Masalah ini masih belum dibicarakan secara serius.
Sekolah gratis. Saat ini memang sudah ada yang
dibangun untuk fasilitas rakyat yang kurang mampu menyekolahkan anak dengan
biaya mahal, maka sekolah gratis sudah di bangun. Tetapi, sebagian masyarakat
Indonesia yang seharusnya mendapatkan fasilitas tersebut masih belum merasakan.
Karena banyaknya masyarakat yang mampu malah memanipulasi keadaan ekonomi
keluarga mereka agar mendapat sekolah gratis. Ternyata dari hal kecil saja
masyarakat dapat korupsi, bagaimana Indonesia dapat berkembang menjadi Negara
maju. Maka itu, hal ini juga belum berjalan lancer.
Membangun tol laut dari Aceh sampai Papua. Hal ini
tidak akan mungkin dapat dilakukan, secara sumber daya manusia di Indonesia
masih sangat terbatas. Pembangunan seperti ini akan membutuhkan banyak sekali
SDM, oleh karena itu masih sangat tidak mungkin terjadi. Saat ini, baru tol
yang di bangun untuk memudahkan pengguna jalan menuju bandara Ngurah Rai.
Membangun tol itu juga memakan banyak biaya. Kita juga tidak dapat mengetahui
bagaimana kondisi cuaca di laut saat ini, sehingga kemungkinan sangat kecil
melakukan hal itu.
Membatasi bank asing di Indonesia. Saat ini masih
banyak bank asing di Indonesia. Apalagi di daerah Jakarta masih banyak bank
asing yang masih dalam proses pembangunan. Ternyata Jokowi masih belum bisa
mengatasi masalah tersebut karena mungkin banyak yang harus dilakukan untuk
menangani hal tersebut.
Jokowi akan tetap blusukan bila sudah menjadi
presiden. Sebenarnya blusukan adalah cara yang bagus karena dapat mengetahui
langsung bagaimana kondisi rakyat yang sebenarnya. Jadi dengan cara demikian,
lebih memudahkan masyarakat menuangkan aspirasi dan opini yang diinginkan.
Sebagian besar masyarakat justru sangat mengharapkan Jokowi untuk blusukan ke
daerah mereka, karena Jokowi terkenal dengan keramahannya. Oleh Karena itu,
setiap Jokowi melakukan blusukan, masyarakat sangat menerima dengan baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar