TUGAS CRITICAL AND CREATIVE THINKING 4
Nama : Monica Pratiwi Dewi Gigih Putri
NIM : 000 000 09207
PERTANYAAN :
1. Hal
apa yang menarik dari hari ini?
2. Seberapa
manfaat materi ini untuk kalian mahasiswa?
JAWABAN :
1.
Yang
menarik dari pertemuan kali ini adalah tentang materi pembelajaran hari ini, di
mana setiap individu menjelaskan definisi analitik dan memberikan contoh
pernyataan analitik itu seperti apa. Selanjutnya adalah mengetahui cara-cara
untuk berpikir kritis yang benar. Membedakan selfis dengan ego( bisa berkonteks
negatif atau positif ). Ternyata kedua kata tersebut memilik arti yang
berbeda-beda. Selfis memiliki arti pemusatan diri pada keinginan tanpa peduli
orang lain, segala sesuatu untuk kepentingan pribadi. Sementara pengertian ego
dalam artian positif adalah kebutuhan manusia untuk terus berkembang bagi
kepentingan sendiri ke arah yang lebih baik. Sementara ego secara negatif
berarti tidak bisa membedakan untuk kepentingan siapa dia melakukan sesuatu.
Dari sinilah saya mengerti, dari kedua arti tersebut memang berbeda namun tidak
dapat dipungkiri bahwa selfis dengan ego yang berkonteks negatif hampir sama.
Sederhananya yang menjadi pembeda adalah bentuk umpan baliknya. Jika selfis
selalu mengharapkan imbalan, kalau ego tidak mengharapkan imbalan. Materi
menarik berikutnya adalah mengenai langkah-langkah berpikir kritis. itu menjadi
menarik karena sebelumnya saya belum pernah mengetahui bahwa berpikir kritis
itu memiliki langkah-langkah yang tepat, sehingga tidak hanya sekedar berpikir
kritis, tetapi berpikir kritis berdasarkan langkah-langkah yang tepat.
2.
Tentu
materi mengenai analitik ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa. Dari situ
mahasiswa mengetahui bagaimana cara berpikir atapun membuat pernyataan sehingga
mahasiswa mengerti bagaimana cara membuat pernyataan yang benar dan mudah
dipahami oleh pembaca. Dari pelajaran hari ini, hal bermanfaat lainnya adalah
bagaimana kita saya sebagai mahasiswa bersikap dan bisa membedakan antara
selfis dengan ego. Yang selanjutnya adalah saya mengetahui bagaimana
langkah-langkah dalam berpikir kritis sehingga langkah tersebut dapat
diterapkan dalam kegiatan dunia perkuliahan yang sesungguhnya.
TUGAS CRITICAL AND CREATIVE THINKING
1. Menurut kalian pernyataan “Tuhan itu
Maha Tahu” termasuk dalam pernyataan apa? Analitik/ Evaluatif/ Empiris? Berikan
alasan!
2. Kutiplah satu paragraf dari berbagai
sumber( jurnal, mkalah, laporan, buku, dll ) yang menarik, lalu telusuri apakah
itu termasuk analitik/ evaluatif/ empiris? Berikan alasan!
JAWABAN
:
1.
Pernyataan
Tuhan itu Maha Tahu adalah pernyataan evaluatif. Kata evaluatif di sini
memiliki arti yang berarti benar atau salah berdasarkan opini atau pendapat
subjektif dari si pembaca. Pernyataan Tuhan Maha Tahu merupakan pendapat dari
mereka yang percaya akan adanya kehadiran Tuhan secara penuh dan utuh. Mereka
yang sungguh yakin bahwa memang Tuhan hadir di tengah-tengah mereka dan
menjadikan Tuhan sebagai pedoman hidup. Oleh sebab itu, mereka yang percaya dan
yakin akan Tuhan menganggap dan berpendapat Tuhan itu memang Maha Tahu. Namun,
berbeda dengan mereka yang tidak percaya akan Tuhan atau mereka tidak
mengetahui kehadiran Tuhan dalam kehidupan mereka. Tentu mereka beranggapan
bahwa Tuhan itu tidak mengetahui segala-galanya, Tuhan itu tidak mengetahui
segala hal yang berkaitan dengan pekerjaan manusia atau apa saja yang dilakukan
manusia. Dari penjelasan di atas, dapat dilihat bahwa itu pernyataan tersebut
adalah pernyataan evaluatif dan bersifat subjektif tergantung bagaimana
masing-masing individu memaknainya.
2.
Mengutip
sebuah paragraph yang menarik ;
Berdasarkan
peta kepadatan penduduk tampak bahwa Pulau Jawa jauh lebih padat dibandingkan
dengan pulau lainnya di Indonesia. Pulau Jawa menjadi pusat pemerintahan dan
perekonomian negara, sehingga banyak penduduk yang tertarik untuk tinggal di
wilayah ini. Kepadatan penduduk yang tinggi di Pulau Jawa dapat dijelaskan
dengan melihat faktor geografis,
khususnya faktor fisik berupa tanah yang lebih subur dan faktor sejarah. Kerajaan-kerajaan
banyak berkembang di Pulau Jawa sehingga Pulau Jawa berkembang menjadi pusat
aktivitas penduduk saat ini di Indonesia.
Data
hasil Sensus Penduduk tahun 2010 menunjukkan bahwa jumlah penduduk Indonesia
telah mencapai 237.641.326 jiwa. Sebesar 49,79 persennya merupakan penduduk
yang menempati daerah perkotaan, sementara sisanya, yakni 50,21 persen
merupakan penduduk perdesaan. Berdasarkan data resmi yang dilansir Badan Pusat
Statistik (BPS) juga menyebutkan bahwa kepadatan penduduk per wilayah
(kilometer persegi) tahun 2010 mencapai 131,00. Artinya setiap 1 area seluas 1
kilometer persegi dihuni oleh sebanyak 131 penduduk. Angka tersebut ternyata
mengalami kenaikan pada tahun 2012 menjadi 135.
Dapat
kita lihat bahwa kutipan tersebut adalah empiris. Mengapa demikian? Dilihat
dari pemaparan di atas yang disertai sumber-sumber yang telah diteliti oleh
Badan Pusat Statistik, disuguhkan gambar diagram-diagram yang mendukung, hingga
jumlah angka sesuai dengan hasil survei, itu semua menunjukkan adanya
penelitian yang sudah dilakukan sebelumnya untuk mendapatkan berbagai data. Yang menjadi
menarik dalam paragraf itu adalah ketika membahas dan memaparkan betapa
banyaknya penduduk di Indonesia hingga akhirnya menduduki peringkat keempat,
dengan tingkat kesejahteraan yang masih digolongkan rendah dn pengangguran yang
tinggi.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar