Hubungan Antara Ilmu
Komunikasi dengan Berfikir Kritis dan Kreatif
Dalam ilmu komunikasi, saya mengambil konsentrasi jurnalistik. Dunia
jurnalistik adalah dunia, dimana informasi mengalir dengan cepat dari berbagai
sumber atau pihak. Ditengah arus informasi yang mengalir dengan deras dan cepat
tersebut, seorang jurnalis haruslah senantiasa dapat berfikir kritis dan
kreatif dalam memberikan informasi atau berita yang tetap segar tapi juga
berbobot.
Kenapa harus bisa berfikir kritis dan kreatif? Harus bisa berfikir kritis
karena dalam arus informasi yang bergerak, tidak semua informasi yang kita
temukan, yang kita dengar, yang kita dapat adalah benar. Ada saja informasi
yang merupakan sebuah opini dari seseorang, atau sebuah fakta, ataupun sebuah
argumen.
Kenapa harus bisa berfikir kreatif? Harus bisa berfikir kreatif agar dapat
menciptakan suasana baru, inovasi baru seperti citizen journalism dalam
dunia jurnalistik agar tidak terkesan monoton, tapi tentu saja dengan
berita-berita yang berbobot untuk masyarakat.
Lantas, apa hubungannya dengan dunia jurnalistik? Disinilah hubungannya,
seorang jurnalis, yang bertugas untuk mencari berita haruslah bisa menyajikan
berita yang relevan dengan kenyataan, yang berbobot yaitu yang dapat menambah
wawasan masyarakat, dan sesuai dengan fakta di lapangan, serta kritis dan
kreatif dalam menyajikan dan mencari, serta membuat sebuah berita, dan juga
tidak bias dalam menyampaikan sebuah informasi. Seorang jurnalis juga tidak
boleh membelokkan fakta atau menyebarkan kebohongan kepada masyarakat karena
jurnalis juga salah satu pelayan rakyat.
**Kritik dan saran dapat melalui e-mail: cherish_el@yahoo.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar